BATANG - Musim penghujan menjadi momen bagi para nelayan untuk memperbaiki jaring tangkapannya. Hal ini ripanya berdampak pada melonjaknya permintaan jasa jahit jaring ikan. Salah satunya seperti yang dialami Fauzy.
Di musim penghujan seperti ini, ia bisa mengerjakan jahit jaring hingga 300-400 meter per hari. Fauzy bahkan sudah memiliki pelanggan tetap di Batang dan Kendal.
"Alhamdulillah pelanggan saya sudah banyak, dan hampir semua nelayam Batang, ada juga dari Kendal, biasanya banyak yang perbaiki kalau pas tidak melaut atau cuaca buruk tapi ya tidak mesti musim melaut pun masih ada yang perbaiki," tuturnya baru-baru ini.
Dikatakannya, jika di luar musim penghujan ia bersyukur masih menerima orderan, meski tentu saja tak sebanyak ketika musim hujan. Hal ini lantaran banyak nelayan yang tidak melaut saat cuaca buruk, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki kondisi kapal dan peralatan lainnya. "Pengerjaan menghitung panjangnya, sehari bisa 300 sampai 400 meter, harganya permeter Rp 2 ribu," ujarnya.
Dikatakan Fauzy, dalam menjahit jaring ikan harus mengetahui macam-macam pola jaring. Perbaikan jaring juga punya teknik tersendiri. Salah satunya dengan cara menyambung simpul-simpul jaring atau dengan cara menambal jaring.
Memperbaiki jaring dengan cara menyambung simpulnya biasanya digunakan untuk jaring yang rusak atau sobek kecil. Namun jika kerusakan jaring cukup lebar, maka perbaikannya dengan cara menambal.
"Berbeda dengan menjahit baju karena ada salurnya, menjahir jaring ikan harus dibutuhkan ketelitian dan mengerti pola, dan pengerjaan bolak-balik," pungkasnya. (nov)