Baznas Dongkrak Prestasi Pendidikan Melalui LCC

Selasa 21-06-2022,15:00 WIB

**Bupati Bakal Tambah Hadiah

KAJEN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan ikut peduli prestasi dunia pendidikan melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC). LCC tingkat SMP dilaksanakan di SMPN 1 Karanganyar, Senin (20/06/2022).

Dalam LCC diikuti oleh 50 SMP. Masing-masing sekolah mengirimkan 3 kandidat until berlomba.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengapresiasi dan kebanggaan kepada seluruh peserta, yang menjadi peserta lomba cerdas cermat (LCC) di SMPN 1 Karanganyar. Menurutnya, para peserta lomba cerdas cermat ini sudah pasti anak-anak yang terpilih karena kemampuannya serta kualitasnya.

"Saya bangga kepada peserta yang mengikuti lomba cerdas cermat, kemudian apresiasi ke Baznas yang bersedia mengikuti anak-anak Kabupaten Pekalongan dibidang pendidikan," katanya.

Bupati berharap semoga tahun depan, kegiatan ini terus berlanjut. Sehingga, kecerdasan dan semangat untuk anak-anak Kabupaten Pekalongan bisa meningkat.

Dalam ksemepatan itu Bupati juga menyinggung mengenai apresiasi atau penghargaan yang diberikan lewat dinas pendidikan. Diakui jumlahnya sangat sedikit sekali. Harapannya nanti akan ditambah lagi hadiahnya agar mereka lebih semangat dan menggebu-gebu.

"Kita juga menyediakan penghargaan kepada anak berprestasi tingkat nasional dan provinsi lewat dinas pendidikan. Tingkat provinsi Rp 1,5 juta dan nasional Rp 2,5 juta. Menurut saya ini terlalu sedikit sekali, harusnya dindik besarkan lagi hadiahnya."

"Bikin malu saja ini hadiahnya segitu, masak tingkat nasional Rp 2,5 juta. Sudah belajar mati-matian, dari pagi sampai malam, hingga berbulan-bulan masak hadiahnya segitu," imbuhnya.

Ia sempat memberikan pesan kepada para peserta yang sedang berlomba untuk tidak gerogi mengerjakan soal-soalnya dan terutama percaya diri.

"Kalau orang pintar, terus hebat, apabila gerogi bisa buyar semua itu. Intinya percaya diri, tenang, dan jawablah semaksimal dia bisa," tambahnya.

Senada disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan Muhtarom. Kata dia, ada 50 SMP yang mengikuti lomba cerdas cermat tahun ini.

"Setiap SMP mengirimkan 3 peserta. Tahun ini baru dilakukan, karena dua tahun ini vakum imbas pandemi Covid-19," katanya.

Ia mengungkapkan, LCC ini digelar untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Pekalongan.

Sementara terpisah, Istiadatul Amanah (14) peserta dari SMPN 2 Kandangserang mengatakan, di SMPN 2 Kandangserang ada 3 orang yang mengikuti lomba LCC.

Tags :
Kategori :

Terkait