Bimtek Promosi UMKM Daerah secara Digital dan Pameran

Sabtu 29-05-2021,19:46 WIB

PEKALONGAN - Para penggiat wisata dan penggiat UMKM khususnya di daerah Pekalongan mendapatkan bimtek tentang pengelolaan pameran dan promosi produk UMKM daerah pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Hotel Dafam Pekalongan, Sabtu (29/5/2021).

Koordinator bidang pengembangan jejaring dan kapasitas (MICE) Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, Titik Lestari menyampaikan agar dalam bintek ini bisa mengangkat potensi produk daerah agar bisa dikenal dan dijual secara luas baik secara offline dan online.

Pekalongan sendiri terkenal dengan batiknya dan saat situasi pandemi ini banyak dari pengusahanya yang kehilangan moment.

"Sebelum ada pandemi, banyak pengusaha batik yang ikut pameran baik di Jakarta maupun daerah lain, tetapi karena karena pandemi semua itu tidak dilakukan," ujarnya.

Titik mengajak agar jangan patah semangat dan terus mempromosikan produk UMKM yang akan dipasarkan melalui pameran lokal yang dilaksanakan secara offline dan online.

"Jadi para pengunjung yang melihat pameran bisa secara offline dengan menerapkan prokes ketat dan juga dilakukan secara online atau digital lewat media streaming online dan lain sebagainya," pungkasnya.

Tentu saja itu juga harus dibantu dengan promosi di media sosial dan juga platform lainnya.

Kemudian, kolaborasi dan koordinasi antara pengusaha UMKM dengan wisata harus terjalin baik. Karena disitu ada potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi.

"Ditempat wisata, tentunya tidak hanya menikmati destinasi wisatanya saja, tetapi juga ada produk yang dipasarkan sebagai buah tangan atau oleh-oleh," jelasnya.

Dari situ bisa dilakukan pameran kecil atau mikro sehingga pengunjung wisata juga tertarik untuk membeli.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Bisri Romly berharap agar peserta bimtek bisa mempelajari dan menerapkan promosi produk UMKM daerah ini melalui pameran dan digital.

Bisry juga meminta agar penggiat wisata dan penggiat UMKM untuk berkolaborasi dalam mempromosikan baik itu destinasi wisatanya dan juga produk unggulan daerahnya.

"Sekarang ini pemasaran bisa dilakukan secara online untuk menyasar pengunjung yang jaug. Siapkan budget sedikit untuk beriklan agar pemasaran yang dilakukan bisa optimal," tukasnya.

Juga pemerintah daerah turut andil membantu dalam hal promosi lewat dinas terkait dan mitra kerjanya.

Tags :
Kategori :

Terkait