Natalan di Gereja, Jemaat Harus Divaksin

Kamis 23-12-2021,13:30 WIB

BATANG - Menjelang perayaan Natal 2021, Gereja Santo Yusup Kabupaten Batang telah melaksanakan persiapan, termasuk terkait penerapan prokes, seperti pemasangan PeduliLindungi dan lainnya. Dalam perayaan kali ini, Jemaat juga diwajibkan untuk vaksinasi minimal dosis pertama untuk menghadiri ibadah Natal di gereja.

"Yang pasti protokol kesehatan kami akan perketat, dengan wajib masker, cuci tangan, jaga jarak, dan tidak ada yang saling bersalaman. Kami juga sudah berkoodinasi dengan Diskominfo Batang terkait aplikasi Pedulilindungi, jadi nanti semua umat wajib scan barcode sebelum masuk gereja. Selain itu, jemaat wajib vaksinasi minimal dosis pertama," tutur Pimpinan Gereja Katolik Santo Yusup Batang, Romo Joseph Ohoiledwarin, Rabu (22/12/2021).

Oleh karenanya, pihaknya pun beberapa waktu lalu menggelar vaksinasi untuk jemaat dan warga sekitar. Hal ini untuk memastikan agar jemaat yang hadir sudah melaksanakan vaksinasi.

"Karena vaksinasi merupakan salah satu syarat bagi para jemaat, supaya bisa mengikuti perayaan Misa Malam Natal dan Hari Raya Natal nanti," jelasnya.

Untuk mengatur jaga jarak dan tidak menimbulkan kerumunan, pihaknya juga menambahkan kapasitas di halaman gereja yang sudah dipasang tenda. "Untuk kapasitas di dalam gereja sendiri bisa menampung 150 hingga 200 jemaat, sedangkan di luar sekitar 200 jemaat," ujarnya

Sementara terkait parkir, pihaknya akan mengalihkan ke beberapa lokasi di sekitar termasuk di halaman Masjid Nurul Huda Batang.

"Kami telah berkoordinasi dengan pengurus masjid terdekat, mereka sangat welcome, saya pun terenyuh kemudian membuat surat resminya. Itu yang mungkin bisa menjadi inspirasi bahwa dari hal sederhana itu bisa menjadi contoh kerukunan antar umat beragama dan natal ini membuat satu kerjasama yang baik antar umat beragama," pungkasnya. (nov)

Tags :
Kategori :

Terkait