'Usek Inovasi Si Alif' Raih Juara 1

Selasa 06-12-2022,14:15 WIB

KAJEN - Konten Video pembelajaran berjudul 'Usek Inovasi Si Alif' karya Kelompok Guru Kecamatan Paninggaran, berhasil meraih juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan diserahkan di Marina Convention Center ( MCC) J. Villa No 1 Semarang saat puncak Peringatan Hari Guru Nasional ke -77 di Semarang.

Piagam dan Thropy diserahkan oleh Prof Dr Unifah Rosyidi selaku Ketua Umum PB PGRI Pusat dan Prof Muhdi selaku Ketua PGRI Jateng. Penyerahan piala juga dihadiri oleh Presiden RI, Jokowi, Menteri Pendidikan Nadim Makarim, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur dan Para Bupati beserta pejabat dari seluruh Indonesia.

Pembelajaran mengangkat kearifan lokal masyarakat daerah Paninggaran yaitu berupa makanan khas Kecamatan Paninggaran yaitu ' Usek' makanan sejenis krupuk yang terbuat dari pati singkong.

Video pembelajaran dimasukan dalam kurikulum merdeka sebagai pembelajaran siswa berinovatif, mandiri, kerja keras dan kreatif dengan tidak meninggalkan kodrat alam sebagai bagian dari masyarakat pegunungan pembuat 'Usek'.

Hal itu sesuai filosofi Ki Hajar Dewantara, "Pendidikan adalah tuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak.

"Lewat pembuatan Film ini juga bertujuan untuk mengenalkan produk lokal Usek, agar menjadi icon makanan khas daerah yang berasal dari Kabupaten Pekalongan, " terang Ari Tresnani selaku guru kelas SDN 02 Domiyang, Paninggaran dan Sutradara video pembelajaran.

Dalam film yang berjudul 'Usek Inovasi Si Alif' diambil dari kisah nyata jaman sekarang ini dengan segala keterbatasan ekonomi dan sosial lingkungannya yang jauh dari dunia perkotaan.

Film menceritakan kisah hidup seorang anak dari keluarga sederhana dan kurang mampu di sebuah desa di pegunungan tepatnya Desa Paninggaran yang berprofesi sebagai penjual Usek.

"Dengan adanya pembelajaran dari gurunya tentang wirausaha yang dikemas dalam kurikulum merdeka, mampu menyerap ilmunya untuk membantu usaha usek milik orang tuannya yang kurang laku dan tidak diminati pembeli. Sehingga 'Alif' tokoh dalam film anak tersebut berinovasi untuk membuat variasi rasa, membuat kemasan dan label " Usek Si Alif' dan laku habis ketika dijual di pameran disekolahnya."

Bahkan 'Usek Si Alif' mendapat pesanan dari kantin, guru, teman bahkan warung warung sekitar.

Memanfaatkan jaman modern ini yang serba digital Alif juga mempromosikan Usek inovasinya lewat social media sehingga usek laku terkenal dan mendapat lewat pesanan dimana - mana. Sehingga Alif dengan inovasi mampu memperbaiki kehidupan perekonomian orang tuanya.

"Melalui film pembelajaran tersebut diharapkan agar bisa menginspirasi tujuan pendidikan dalam kurikulum merdeka sekaligus para pembuat dan pedagang usek agar selalu berinovasi dan kreatif. Selain itu mengenalkan usek yang merupakan icon makanan khas dari Kabupaten Pekalongan ke seluruh negeri. "(Yon)

Tags :
Kategori :

Terkait