KANDEMAN - Kabupaten Batang kini kembali memasuki PPKM Level 3, lantaran capaian vaksinasi masih berada di angka 28 persen. Bupati Batang Wihaji turut mengajak anggota Fatayat NU untuk mendukung percepatan vaksinasi. Hal ini di seperti disampaikannya saat menghadiri Konferensi IX PC Fatayat Kabupaten Batang di Ponpes Darul Ulum Tragung Kandeman, Minggu (10/10/2021).
"Fatayat NU biasanya punya banyak anggota bahkan hingga di tingkat desa. Jadi saya harap Fatayat NU ini juga aktif dalam mendukung percepatan vaksinasi di Batang. Karena diprediksikan angka kasus Covid-19 bisa naik menjelang akhir tahun nanti. Sehingga vaksinasi perlu digenjot sehingga prediksi tersebut tidak terjadi di akhir tahun nanti," ujar Wihaji.
Selain melibatkan Fatayat untuk mendukung gerakan vaksinasi dan edukasi prokes, Wihaji juga mengapresiasi kinerja Fatayat NU Batang. Terlebih selama ini Fatayat NU juga berperan dalam pemberdayaan perempuan Batang.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Batang periode 2016-2021, Erna Dewi Palupi menjelaskan, pihaknya sudah terlibat dalam program vaksinasi di masyarakat. Selain itu pihaknya juga memastikan hampir 75 persen anggotanya sudah melaksanakan vaksinasi.
"Kami selalu mendukung program pemerintah, salah satunya vaksinasi. Meskipun di kehidupan sehari-hari kami tidak memakai seragam Fatayat, tapi kami tetap mendukung program vaksinasi. Sahabat Fatayat juga turut langsung berkontribusi dalam persiapan atau pelaksanaan bekerja sama dengan Puskesmas ataupun instansi terkait. Saya juga pastikan 75 persen anggota kami sudah vaksinasi, dan juga membantu pelaksanaan program vaksin," ujarnya.
Terkait pemberdayaan perempuan, Fatayat juga sudah memiliki Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LKP2A), sebagai upaya mendampingi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Selain itu bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI, Fatayat NU juga memiliki beberapa kelompok pemberdayaan ekonomi perempuan. (nov).