*Untuk Perekaman e-KTP
KAJEN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Pekalongan menyisir puluhan sekolah SMA sederajat di Kota Santri.
Petugas jemput bola melakukan perekaman e-KTP bagi pelajar berusia 16 tahun ke atas. Sejak tanggal 3 Oktober hingga 1 November 2022 di 34 SMA, sebanyak 1.499 pelajar rekam e-KTP.
Kepala Dindukcapil Kabupaten Pekalongan Ajid Suryo Pratondo, kemarin, mengatakan, jumlah pemilih pemula hingga pelaksanaan Pilkada 2024 diperkirakan ada 40 ribu lebih. Oleh karena itu, Dindukcapil mulai melakukan perekaman e-KTP bagi para pemilih pemula. Salah satunya dengan menyasar pelajar SMA sederajat.
"Ini kita mulai (perekaman), karena kita bisa mulai yang sudah usia tertentu. Kita pipil mulai tahun ini. Tahun depan juga sampai nanti jelang Pemilu atau Pilkada," ujar Ajid.
Dikatakan, jemput bola perekaman e-KTP bagi pelajar dijadwalkan dari tanggal 3 Oktober hingga 17 November 2022. Ada 50 sekolah SMA sederajat akan didatangi petugas.
"Jemput bola dari tanggal 3 Oktober sampai dengan 1 November di 34 SMA sebanyak 1.499 pelajar lakukan perekaman. Kita jadwalkan 50 SMA, baik negeri atau swasta. Mulai tanggal 3 Oktober, nanti berakhir 17 November," terang dia.
Untuk sementara perekaman menyasar pelajar SMA sederajat. Ke depan pihaknya akan masuk ke pondok pesantren. Yang terakhir menjelang pelaksanaan Pemilu akan langsung masuk ke desa-desa.
"Di desa nanti akan menyisir bukan hanya pemilih pemula ya tapi warga yang mungkin belum lakukan perekaman," ujarnya.
Dindukcapil, kata dia, sudah mensosialisasikan ke desa-desa, agar warga yang belum perekaman segera lakukan perekaman. Untuk disabilitas dan ODGJ, petugas akan jemput bola ke rumahnya.
"Capil sudah lama lakukan jemput bola terutama yang rentan adminduk. Ini sudah lama disisir oleh Dindukcapil. Paling mungkin tercecer itu sekitar 1 persen (yang belum perekaman, red)," ujarnya. (had)