**Upaya Mempercepatan Vaksinasi
KAJEN - Pemkab Pekalongan terus berupaya melakukan percepatan capaian vaksinasi Covid-19 yang masih rendah. Salah satunya melakukan jemput bola vaksinasi hingga ke tingkat desa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, kemarin, mengatakan, capaian vaksinasi di Kabupaten Pekalongan karena ada tambahan jumlah sasaran secara absolut baru 91 ribu. Namun demikian, untuk prosentase vaksinasi dosis pertama baru 12 persen. Untuk dosis kedua baru 52 ribu atau 7 persen.
"Itu kondisi vaksinasi kita saat ini. Cakupan vaksinasi kita masih rendah ayo semua masyarakat bergotong-royong untuk mensukseskan vaksinasi," ungkap Wawan.
Disinggung upaya percepatan vaksinasi, ia mengatakan, vaksinasi didorong ke depan atau di tingkat desa. "Kita jemput bola di tingkat desa sehingga semuanya tidak menunggu di faskes tapi kita coba dorong ke depan," kata dia.
Vaksin jenis Sinovac, lanjut dia, sudah didropping ke masing-masing faskes. Setiap faskes mendapatkan alokasi vaksin berdasarkan jumlah penduduknya dan tingkat percepatan capaian dari masing-masing faskes.
"Kita tidak dijumlah rata tapi menyesuaikan dengan jumlah proporsional yang ada di masing-masing kecamatan," katanya.
Ditambahkan, stok vaksin di tingkat kabupaten sudah didorong ke tingkat faskes. "Jadi tingkat ketercukupan di faskes ada tapi beberapa memang daerah percepatannya tinggi, sehingga ada yang kosong. Jumlah vaksin kita di masing-masing faskes ada 13 ribu dosis untuk saat ini. Ini sudah dipakai sehingga kemungkinan sudah berkurang," imbuh dia.
Sementara itu, antusiasme masyarakat untuk divaksin kian tinggi. Masyarakat banyak berbondong-bondong mendatangi lokasi vaksinasi.
Salah satunya Amelia (19), mahasiswi UMPP. Ia tampak ikut antre bersama teman-temannya untuk ikut vaksinasi di kampusnya itu.
"Ndak takut si. Persiapan juga ndak ada. Paling tadi sarapan dulu," ungkap dia.
Ia mengaku ikut vaksinasi karena patuh dengan imbauan pemerintah. Ia berharap dengan ikut mensukseskan program vaksinasi, pandemi ini bisa segera teratasi. (had)