**Di Wiroditan, MCK Musala Ambrol Tergerus Erosi Sungai
BOJONG - Akibat tebing sungai tergerus erosi, bangunan tempat wudhu dan MCK Musala Nurul Hidayah di Dukuh Penggung RT 08 RW 02 Desa Wiroditan Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan ambrol, Selasa (3/1/2023) pagi.
Babinsa Desa Wiroditan Sertu Mujiyanto, kemarin, mengecek lokasi longsor di musola itu. Menurutnya, tebing sungai erosi tergerus arus sungai. Bangunan tempat wudhu dan MCM musola di atasnya ambrol ke bawah. "Bangunan tempat wudhu dan MCK dengan ukuran 3 x 15 meter rusak parah. Kejadiannya pukul 09.30 WIB," katanya.
Sementara itu, longsor sebelumnya juga terjadi di Kecamatan Petungkriyono. Dua rumah warga di Dukuh Sawangronggo Desa Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono, tertimpa talud pengaman yang longsor, Minggu (1/1/2022), pukul 10.45 WIB. Material longsor juga menimpa pemotor yang tengah melintas di bawah lokasi talud. Akibatnya, seorang pemotor mengalami luka-luka.
Camat Petungkriyono Hadi Surono, kemarin, menerangkan, longsoran menimpa 2 rumah warga milik Sardi dan Taromi. Selain itu terdapat korban luka ringan, yakni Warso. Sepeda motornya juga mengalami kerusakan. "Korban naik motor mau mencari rumput dan lewat di samping rumah yang tertimpa longsor," katanya.
Dikatakan, masyarakat sudah bekerja bakti untuk membersihkan material longsor. Penanganan darurat juga sudah dilakukan oleh warga setempat. "Terkait longsoran dan hal-hal yang membahayakan sekarang langsung ditangani masyarakat sekitar," ujarnya.
Danramil Petungkriyono Kapten Inf Puji mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana alam, karena saat ini Petungkriyono kerap dilanda hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Wilayah pegunungan ini rawan longsor dan pohon tumbang. "Wisata masih tetap buka dan berhati-hati dengan cuaca hujan deras," katanya. (had)