WIRADESA - Gambar reklame di Jalur Pantura Wiradesa disoal oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra. Pasalnya, dalam reklame deterjen terdapat gambar pakaian dalam sehingga tak etis terpampang di muka umum.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra, Minggu (30/10/2022) menyampaikan bahwa banyak masyarakat mengaku resah dengan adanya gambar reklame di Jalur Pantura Wiradesa.
"Dengan adanya iklan di Jalan Raya Pantura di Wiradesa saya sebagai wakil rakyat yang berasal dari Dapil Wiradesa banyak menerima masukan dari masyarakat yang merasa kurang nyaman adanya iklan tersebut. Mereka tidak tahu harus kemana, sehingga gambar reklame diadukan kepada kami, " katanya.
Menurutnya, dalam iklan deterjen tersebut terpampang gambar pakaian dalam wanita. Apakah tidak ada contoh pakain lain?. Selain itu gambar terpampang di Jalur Pantura dimana ruas jalan tersebut banyak pengguna kendaraan bermotor, roda empat dan angkutan sehingga ketika melihat cukup membahayakan.
"Saya selaku wakil rakyat DPRD Kabupaten Pekalongan Dapil Pantura menyatakan iklan tersebut sangat tidak mendidik. Gambar itu kurang sopan kurang etis untuk masyarakat yang ada di Pantura dan melewati iklan tersebut."
Untuk itu iklan tersebut menjadi perhatian agar iklan seperti ditertibkan. Kemudian juga memberi sanksi yaitu mencopot iklan tersebut agar diganti dengan iklan yang lain.
"Tentunya dengan tidak menampilkan bra dan juga pakaian dalam perempuan dan laki laki karena itu sangat tidak mendidik apalagi kalau adik adik kita yang melintas melihat hal tersebut dan terutama kaum perempuan sangat tidak nyaman melihatnya, " lanjutnya.
Ia berharap semoga Pemkab dalam hal ini Dinas perijinan dan Satpol PP bisa memberikan teguran secara langsung baik penyedia iklan reklame dan juga vendor yang menyewa iklan tersebut.
"Semoga kritik tersebut dapat ditindak lanjuti oleh Pemkab Pekalongan, " tandasnya. (Yon)