Harga Minyak Goreng Tak Merata

Jumat 04-02-2022,13:20 WIB

**Meski Pemerintah Sudah Menetapkan Harga

KAJEN - Harga minyak goreng di Kabupaten Pekalongan belum seragam. Meskipun pemerintah telah menetapkan satu harga untuk produk minyak goreng.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6/2022, harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng diatur dengan rincian migor curah sebesar Rp 11.500/liter, kemasan sederhana sebesar Rp 13.500/liter, dan kemasan premium sebesar Rp 14.000/liter. Kebijakan HET ini mulai berlaku pada 1 Februari 2022, dan sekaligus mencabut Permendag No 3/2022.

Namun berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis (3/2/2022), harga migor di pasaran belum seragam. Bahkan, di beberapa grosir stok minyak goreng juga sedikit.

Dwi, pedagang di Pasar Induk Kajen, mengatakan, harga minyak goreng di pasar belum stabil. Ada yang harganya Rp 15 ribu/liter, Rp 16 ribu perliter, dan ada pula yang Rp 14 ribu/liter. Meski demikian, ada pula pedagang yang menjual migor dengan harga Rp 20 ribu/liter karena stok lamanya belum habis.

"Untuk stok minyak goreng sih masih aman," ungkap dia.

Yani, pedagang kios sembako di Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar, menyatakan, harga minyak goreng di tingkat eceran masih cukup tinggi, yakni tetap di kisaran Rp 20 ribu perliter. Pasalnya, minyak goreng dengan harga terbaru di sejumlah grosir di Kecamatan Karanganyar masih kosong. Di sejumlah grosir, minyak goreng stok lama, sehingga harganya belum menyesuaikan dengan harga baru.

"Minyak goreng yang ada stok lama. Harga belinya saja sudah tinggi. Kalau dijual dengan harga Rp 14 ribu akan rugi banyak," kata dia.

Ia pun pernah tanya ke sales yang biasa datang ke kiosnya terkait produk minyak goreng. Dijawab, minyak goreng memang harganya turun tapi stoknya tidak ada.

"Kita pedagang kecil sering ditanya kok harganya masih tinggi ndak sama dengan toko modern. Lha kita belanjanya saja sudah tinggi, masak mau dijual murah. Kecuali barang ditarik semua oleh sales dan kita dapat kembalian sesuai dengan harga baru, kita siap jual dengan harga murah," kata dia.

Ia berharap, minyak goreng dengan harga terbaru bisa tersedia di grosir-grosir di seluruh Kabupaten Pekalongan. Sehingga pedagang kecil pun bisa ikut menjual minyak goreng dengan harga murah.

Sementara itu, Kasi Sarana Usaha dan Distribusi Disperindag Kabupaten Pekalongan, Heri Purnomo, mengatakan, stok minyak goreng kiriman dari distributor masih terbatas. Di pasar, sudah ada beberapa produk minyak goreng dengan harga murah. Di antaranya migor merek Tawon Rp 13.500, merek Hemart Rp 14 ribu, dan migor merk Fitri Rp 14 ribu/liter. (had)

Tags :
Kategori :

Terkait