**5.880 Dosis Vaksin Tiba di Kajen
KAJEN - Kick off program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan dimulai Senin (25/1/2021) hari ini. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin di Kota Santri, diikuti beberapa pejabat daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Pencanangan vaksinasi Covid-19 Senin hari ini akan dipusatkan di Puskesmas Kesesi 1. Dengan pertimbangan, merupakan faskes yang ditunjuk untuk tempat vaksinasi, ruangan luas dan memadai, dan SDM terlatih dan peralatan mencukupi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro, Minggu (24/1/2021), mengatakan, sebanyak 5.880 dosis vaksin Covid-19 telah tiba di Kabupaten Pekalongan, kemarin. Vaksin ini disimpan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan, dengan penjagaan dari aparat keamanan selama 24 jam.
"Betul rencana hari ini kick off atau pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan. Hari ini (kemarin, red) sebanyak 5.880 dosis vaksin tiba di Kajen," terang dia.
Disebutkan, pencanangan vaksinasi Covid-19 dipusatkan di Puskesmas Kesesi I, pukul 10.00 WIB. Menurutnya, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin, disusul sejumlah pejabat daerah seperti Kapolres, Dandim, Kajari, DPRD, Kadinkes, tokoh agama dari MUI dan FKUB, serta tokoh pemuda dari KNPI.
Menurutnya, vaksinasi tahap pertama ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes). Data nakes di Kabupaten Pekalongan, kata dia, sudah dimasukkan ke Sistem Informasi Sumber Daya Kesehatan di Kementerian Kesehatan.
"Yang namanya SDM Kesehatan itu semua nakes, baik di pemerintah maupun swasta, termasuk klinik karena mereka sebagai ujung tombak dalam pelayanan masyarakat. Kita ndak membedakan yang swasta, klinik, ataupun mandiri. Semua harus terdata dan kita daftarkan ke SDMK," ujar dia.
Semua nakes, kata dia, akan mendapatkan vaksin. Sedangkan untuk masyarakat umum, kriteria yang bisa divaksin adalah mereka yang sehat, usia 18-59 tahun, dan tidak dalam kondisi hamil atau menyusui.
"Nanti langkah-langkahnya sama. Kita akan lakukan verifikasi. Ini yang pertama untuk nakesnya dulu sejumlah 3.393," kata dia.
Mereka yang akan divaksin, lanjut dia, belum pernah terkena Covid-19. Yang sudah terkena Covid, kata dia, sudah ada kekebalan aktif di dalam tubuhnya. "Vaksinasi ini untuk memberi kekebalan secara pasif," ujar dia.
Yang kedua, terang Wawan, tidak dalam kondisi komorbid. Artinya, tidak ada penyakit lain di tubuhnya yang sifatnya kronis (menahun). Yang ketiga, lanjut dia, tidak sedang hamil atau menyusui, dan usianya 18-59 tahun.
"Kenapa demikian, kita tahu uji klinis yang dilakukan pada usia tersebut dan dalam kondisi sehat semua. Harapannya terjadi kekebalan yang sifatnya komunitas di masyarakat," katanya.
Sebelumnya diberitakan, vaksinasi Covid-19 tahap awal di Kabupaten Pekalongan dijadwalkan dilaksanakan pada bulan Februari 2021. Untuk masyarakat luas, vaksinasi direncanakan dimulai setelah bulan April 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, mengatakan, prioritas awal vaksinasi Covid-19 adalah tenaga kesehatan (nakes). Menurutnya, berdasarkan roadmap yang telah dibuat pihaknya, pencanangan vaksinasi akan dilakukan pada bulan Februari 2021.