"Seharusnya guru memberikan pelajaran yang santun dan baik serta kasih sayang dan tidak dengan kekerasan sehingga terjadi trauma secara psikis terhadap anak," terangnya.
"Karena dugaan penganiyaan itu semalam korban tidak bisa tidur karena merasakan sakit. Sebab korban dipukul lebih dari satu kali, diperut, di dada, punggung bahkan di kepala. Kasus ini kita laporkan ke berwajib," terangnya.
Diakui Yusuf, dari pihak sekolah memang sudah datang ke rumah kliennya dan meminta maaf ke keluarga. "Secara manusia, klien kami memaafkan. Tapi karena ini ada dugan pelangaran hukum, maka kita serahkan ke penyidik," ungkapnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Subroto membenarkan adanya laporan atas dugaan kasus kekerasan yang dilakukan oleh guru SMP. "Ya benar saat ini masih ditangani, " ungkapnya. (Yon/wid)