BATANG - Hingga saat ini, capaian vaksinasi Kabupaten Batang sudah menyentuh angka 23,67 persen atau 235.043 suntikan secara total. Meski begitu, jika didata secara seksama masih ada ketimpangan jumlah antara pemberian dosis satu dan dosis dua. Salah satu penyebabnya, banyak warga yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama memilih bolos saat jadwal pemberian dosus kedua.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang, tercatat suntikan dosis pertama vaksin sudah mencapai 147.266, tetapi untuk dosis kedua diketahui baru ada 86.327 suntikan. Sementara untuk dosis ketiga sebanyak 1.450 suntikan.
Diwawancarai di sela kesibukannya, Plt Kepala Dinkes Batang, dr Didiet Wisnuhardanto membenarkan bahwa masih banyak masyarakat yang hanya mengikuti vaksinasi dosis pertama. Menurut dia, hal ini lebih banyak terjadi lantaran warga tidak datang saat vaksinasi dosis kedua.
"Dari data tersebut, beberapa di antaranya memang belum dijadwalkan untuk dosis kedua. Tapi banyak di antara mereka juga yang sudah dijadwalkan tetapi hingga sekarang belum datang untuk memenuhi dosis dua," ujar Didiet.
Lebih lanjut Didiet menjelaskan, vaksinasi Covid-19 harus dilakukan dua kali dosis dengan vaksin yang sama. Jika hanya dengan satu kali suntikan vaksinasi Covid-19, jumlah antibodi dalam tubuh tidak terbentuk secara optimal. Hal ini karena suntikan pertama dilakukan untuk memicu respons kekebalan awal. Dilanjutkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk.
"Kami berharap masyarakat yang sudah dijadwalkan untuk dosis kedua agar menghubungi puskesmas terdekat. Harapannya bisa segera mendapatkan dosis kedua, sehingga hasilnya lebih maksimal," pungkasnya. (nov)