**Bupati Resmikan RSUD Kesesi
**Kapasitas 60 Tempat Tidur
KESESI - Untuk memenuhi program unggulan layanan kesehatan gratis, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kamis (10/02/2022) meresmikan RSUD Kesesi. Dengan begitu Pemkab Pekalongan memiliki 3 RSUD. Dua RSUD lain yakni RSUD Kajen dan RSUD Kraton.
Pantauan Radar, peresmian RSUD Kesesi dihadiri Bupati Pekalongan dan Wakil Bupati bersama Forkopimda serta tamu undangan. Mereka disambut dengan tarian dari Sanggar Budaya Bojong.
Setelah sambutan dilakukan penandatangan prasasti, pemecahan kendi sebagai simbolis penggunaan ambulance Mini ICU. Kemudian dilakukan penarikan klambu untuk papan nama RSUD Kesesi, udik udikan dan pemotongan rangkaian bunga serta peninjauan ruang pelayanan rawat inap.
Pada kesempatan itu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan dengan diresmikannya RSUD Kesesi maka jumlah rumah sakit milik Kabupaten Pekalongan menjadi tiga tempat. Dua diantaranya RSUD Kraton, RSUD Kajen.
Dengan adanya 3 rumah sakit maka diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Santri akan semakin meningkat. Masyarakat bisa memilih lokasi rumah sakit yang terdekat, karena RSUD tersebar di sejumlah daerah.
''Sekali lagi saya berpesan kepada Direktur RSUD Kesesi supaya selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik yang menginap maupun berobat di sini,'' tegas dia.
Fadia juga menekankan bahwa pelayanan terhadap pasien semua rumah sakit milik pemerintah harus seperti rumah sakit swasta.
Apalagi, mulai awal 2022 pemda memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat yang menjalani rawat inap di seluruh rumah sakit milik Pemkab Pekalongan. Meskipun pasien rawat inap tidak dipungut biaya, namun petugas di rumah sakit harus selalu memberikan pelayanan prima.
''Meski gratis, tapi pasien harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik dari pihak rumah sakit khusus untuk warga ber-KTP Kabupaten Pekalongan," ungkapnya seraya menerangkan bahwa pelayanan pengobatan gratis merupakan salah satu program unggulan di Kabupaten Pekalongan.
Dengan demikian, lanjutnya, petugas kesehatan di rumah sakit tidak boleh pilih pilih mana pelayanan untuk pengobatan gratis maupun yang membayar. Bupati akan selalu memantau pelaksanaan pelayanan kesehatan di seluruh RSUD maupun puskesmas di Kota Santri. Bahkan Fadia akan memberikan penghargaan bagi pelayan kesehatan yang selalu memberikan pelayanan prima kepada pasien, sebaliknya jika ada yang berperilaku tidak bagus terhadap pasien maka akan diberikan sanksi.
"Dengan gratis ini jangan sampai pelayanan malah buruk dan hal ini yang tidak diinginkan," tandasnya.
Senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj Hindun. Ia berharap RSUD Kesesi menjadi RSUD yang bisa memberi pelayanan terbaik di Kabupaten Pekalongan.
Hindun juga menyampaikan dengan support dari pihak pasar modal Indonesia berupa bantuan ambulans, masyarakat akan semakin terlayani di bidang kesehatan.