Songsong KITB, Forum BUMDes Siap Ambil Peran

Kamis 20-01-2022,13:40 WIB

BATANG - Hadirnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Batang. Tak ingin jadi penonton, Forum Komunikasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Kabupaten Batang karenanya siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan potensi ekonomi masing-masing desa.

"Dengan hadirnya KITB Batang punya potensi. Oleh karenanya kami sinergikan BUMDes yang saat ini sudah di Batang. Lewat forum ini, kita sharing-sharing dan juga membangun jejaring ke berbagai pihak, Sehingga seluruh desa di Batang diharapkan dapat memiliki BUMDes dengan berbagai produk ekonomi sesuai potensi masing-masing desa," jelas Ketua Forkom BUMDes Kabupaten Batang, Ratno Teguh usai Rakor.

Dikatakannya, saat ini di Batang baru terbentuk sekitar 50 BUMDes, pun hanya 30 yang aktif. Kehadiran BUMDes diharapkan dapat mendongkrak sektor ekonomi masyarakat di berbagai bidang, sehingga bisa menyerap tenaga kerja, menambah penghasilan desa, dan lainnya. "Dalam pertemuan rutin kali ini, kami mengundang dua pengusaha asal Semarang untuk membuka jaringan teman-teman BUMDes," tuturnya.

Teguh menyebut pekerjaan rumah terbesar adalah kepercayaan dari masyarakat serta pemerintah daerah. "Pembentukan forum ini juga karena kami sadar tidak bisa jalan sendiri. Kami butuh saling memberi masukan," tuturnya.

Wakil Ketua Forkom BUMDes Batang, Mudianatik menambahkan, komunitas ini juga dibentuk untuk mengembangkan jaringan, termasuk menjalin sinergi dengan Bumdes wilayah lain.

"Untuk potensi tidak hanya wisata dan kuliner. Tapi juga bisa jenis usaha lain semisal jasa administrasi dan lain sebagainya," jelasnya.

Forum ini diharapkan bisa mendorong BUMDes di Batang lebih eksis. Pasalnya jika dilihat dari track recordnya, sudah ada beberapa BUMDes di Batang yang bisa menjadi percontohan bagi desa lain yang ingin mengembangkan Bumdes.

"Jadi di Batang ini juga sudah memiliki beberapa BUMDes yang pengelolaannya sudah baik. Sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk studi banding ke Jogja atau ke kota lain," pungkasnya. (nov)

Tags :
Kategori :

Terkait