Pemkot Usulkan Normalisasi Sungai Bremi dan Meduri

Kamis 05-01-2023,10:58 WIB

*Dalam Rakor bersama Gubernur Jawa Tengah

KOTA - Pemerintah Kota Pekalongan mengusulkan ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo agar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana bisa segera melakukan normalisasi Sungai Bremi dan Sungai Meduri yang ada di kawasan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Usulan itu disampaikan Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) penanganan bencana bersama seluruh kepala daerah, Gubernur Jawa Tengah, BNPB, BMKG, di Kantor Gubernur Jawa Tengah Semarang, Senin (2/1/2023)m

Permintaan tersebut didasari kondisi tanggul yang jebol di limpasan air Sungai Meduri. Kemudiaan kondisi Sungai Meduri dan Sungai Bremi yang berukuran kecil namun beban air yang mengalir sangat besar, dan sedimentasi parah yang membuat sungai dangkal. Kondisi tersebut berdampak pada terjadinya banjir cukup tinggi di wilayah Tirto hingga Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat.

"Kemarin sudah dipaparkan semua, kemarin mayoritas kepala daerah melakukan rapat koordinasi dengan Pak Gubernur Ganjar Pranowo menyampaikan yang harus segera ditangani di Jawa Tengah adalah normalisasi sungai. Kemarin saya juga menyampaikan untuk normalisasi Sungai Bremi dan Meduri," ucap WalinKota saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, selama dua sungai tersebut belum dinormalisasi, maka warga Tirto, Pasirsari, Kramatsari dan sekitarnya pasti kalau curah hujan tinggi akan terdampak banjir terus menerus. Pihaknya berharap, usulan ini bisa segera direspon BBWS Pemali Juana yang mempunyai kewenangan untuk menormalisasi Sungai Meduri dan Sungai Bremi tersebut.

"BBWS sendiri kemarin menyampaikan bebannya berat sekali karena sungai-sungai di Jawa Tengah yang harus di normalisasi banyak sekali. Mudah-mudahan mereka bisa melaksanakan secara bertahap dan akan konsentrasi daerah mana saja yang paling terdampak banjir paling tinggi, semoga salah satunya di Kota Pekalongan," harapnya.

Wali Kota menjelaskan, saat ini tengah menunggu waktu dan respon dari BBWS untuk upaya normalisasi dua sungai tersebut. Sementara saat ini Sungai Lodji dan Sungai Banger sudah dilakukan normalisasi.

"PR nya tinggal kita tunggu yang normalisasi Sungai Bremi dan Sungai Meduri. Mudah-mudahan bisa segera dilakukan. Surat pengajuan sudah kita siapkan, mudah-mudahan bisa di setujui cepat oleh BBWS untuk normalisasi dua sungai tersebut. Kita lihat Sungai Bremi dan Meduri sungainya kecil dan kedalaman sedimentasinya sudah tinggi dan dangkal sekali sehingga ketika hujan besar sangat berpengaruh air akan meluap. Meski sudah ada pompa baru di wilayah Tirto, namun ketika sungai meluap, pompa itu tidak akan berjalan maksimal," pungkasnya.(nul)

Tags :
Kategori :

Terkait