*Dampak Rob Serta Tangkapan Sedang Sedikit
KENDAL - Sebagian besar nelayan di Kabupaten Kendal terpaksa tidak melaut. Pasalnya, hasil tangkapan ikan sedikit, sehingga jika melaut justru akan merugi karena tidak menutup biaya untuk operasionalnya.
"Sudah setengah bulan terakhir ini tidak melaut. Karena rob dan tangkapan sedikit. Pemasukan praktis tidak ada," tutur Hardi, nelayan asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Rabu (17/11/2021).
Hardi mengngkapkan, selama tidak melaut para nelayan memanfaatkan waktunya untuk memperbaiki perahu dan jaring. Namun bagi nelayan pekerja yang tidak memiliki perahu, terpaksa mencari pekerjaan serabutan atau memancing. "Misalkan ada pekerjaan sambilan ya mencari ikan selain melaut, mancing, cari kepiting," ungkapnya.
Kondisi kehidupan nelayan saat ini cukup memprihatinkan, karena sudah 10 hari ini terkena rob. Ketua Karang Taruna Kelurahan Karangsari, Imam Purwanto mengatakan, ada sekitar 250 rumah di pemukiman nelayan Karangsari terkena rob. Hal ini menyebabkan para nelayan tidak bisa melaut. Rob terjadi sudah lebih dari 10 hari, sementara para nelayan tidak melaut, sehingga tidak mendapat penghasilan. "Rob terjadi pagi sampai siang. Kasihan warga, karena tidak bisa beraktivitas atau ke laut," katanya.
Untuk warga yang terdampak rob, Pemkab Kendal tengah mengupayakan untuk memberikan bantuan sembako, sebagai penanganan darurat. (lid)