*Dari Target 750, Realisasi Capai 906
BATANG - Sebanyak 906 siswa SMKN 1 Warungasem mengikuti program vaksinasi yang digelar Kodim/ 036 Batang dan Dinkes Batang. Antusiasme terpantau dari banyaknya pelajar yang mengikuti vaksinasi. Pasalnya pihak penyelenggara awalnya hanya mentargetkan vaksinasi untuk 750 pelajar.
Salah satu pelajar, Winda mengaku antusias untuk divaksin. Pasalnya setelah divaksin ia berharap bakal segera menjalani pembelajaran tatap muka (PTM). "Alhamdulillah sudah divaksin jadi tidak perlu khawatir jika tatap muka. Soalnya kami sudah bosan untuk belajar di rumah. Kami harap setelah ini bisa segera melakukan PTM," harapnya.
Kepala SMKN 1 Warungasem, Catur Puji Raharjo berharap vaksinasi ini bisa menjadi persiapan sekolahnya melaksanakan PTM ke depan. Dia juga berharap SMK sederajat bisa segera melaksanakan PTMT seperti yang telah dilaksanakan SD SMP sederajat di Batang.
"Sesuai harapan kami bahwa vaksinasi pelajar bisa segera kami lakukan sebagi persiapan pelaksanaan PTM kembali di PPKM level 3 ini, tentu ini atas kerjasama dengan Kodim 0736 dan Dinkes Batang, agar terbentuk herd immunity di sekolah," ujarnya.
Catur mengatakan, pihaknya mentargetkan 750 siswa bisa divaksinasi, namun realisasinya justru menembus 905 siswa. Alasannya karena ingin segera PTMT. "Untuk jumlah siswa kami ada sekitar 1000 lebih, targetnya 750 siswa bisa divaksin hari ini, karena beberapa siswa sudah divaksin di daerahnya masing-masing," terangnya.
Dikatakannya, dengan dilaksanakannya vaksinasi siswa diharapkan bisa membuat PTM lebih nyaman dengan tetap ketentuan protap ketat. "Kemungkinan rabu besuk 18 Agustus mulai PTM dengan jumlah terbatas, sesuai instruksi Mendagri di PPKM level 3 boleh PTM maksimal 50 persen, tapi kami akan lakukan dengan 25 persen," ujarnya.
Dalam teknisnya, lanjut dia, PTM yang akan digelar di SMKN 1 Warungasem diterapkan pola gantian dan diutamakan mata pelajaran produktif atau praktik. "Karena kami SMK jadi praktik yang utama dan ini yang dikehendaki siswa, jadi PTM hanya mata pelajaran produktif pola gantian 25 persen, untuk mata pelajaran umum tetap daring," pungkasnya.
Perwakilan Kodim 0736 Batang, Hariyono menjelaskan, pihaknya saat ini tengah gencar melaksanakan jemput bola vaksinasi. Di mana per hari ada sekitar 1.000 dosis yang telah disiapkan. Tak hanya pelajar, pihaknya juga menyasar masyarakat umum. Hanya saja memang untuk saat ini pihaknya rutin melaksanakan vaksinasi ke sekolah-sekolah.
"Target kami sekitar 1.000 per hari. Dan masih akan kami laksanakan hingga 6 bulan ke depan. Sasarannya kami banyak jemput bola ke sekolah dan pondok pesantren. Meski begitu masyarakat setempat juga diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi. Karena memang stok vaksinasi kami mencukupi," pungkasnya. (nov)