KAJEN - Bagi penguna jalan yang melintas di depan Exit Tol Bojong diminta untuk tetap waspada dan hati hati. Karena meski telah dilakukan pemasangan rambu ruas jalan rawan akan kecelakaan lalu-lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro menyampaikan apabila sudah difungsikan para pengendara yang baru melintas di exit tol Bojong perlu merubah perilaku dalam mengemudikan kendaraan. Sebab pada saat melintas di tol, biasanya mereka melaju dalam kecepatan tinggi. Namun sebelum keluar dari tol, mereka harus menyesuaikan, paling tidak dibutuhkan waktu sekitar 15 menit agar laju kendaraannya tidak begitu cepat.
''Begitu keluar dari tol, pengemudi pun akan berjalan lambat sehingga bisa menyesuaikan arus lalu lintas yang cukup padat,'' katanya.
Dikatakan, apabila ada pengendara dari pintu keluar tol bojong yang ingin menuju utara, selain pom bensin dan rumah makan, keramaiannya lainnya di perlintasan sebidang atau rel kereta api di Desa Kampil, Kecamatan Wiradesa. Sebab daerah itu merupakan bottleneck atau adanya penyempitan jalan sehingga ketika arus lalu lintasnya ramai, para pengendara hatus antre. Kemudian pada saat ada kereta api melintas, otomatis semua kendaraan akan berhenti dan saat itu akan terjadi penumpukan.
Guna menghindari adanya kepadatan arus dan mengurangi terjadinya kecelakaan, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat berusaha melakukan langkah anstisipasi. Di antaranya dengan memasang sejumlah rambu-rambu lalu lintas supaya para pengendara lokal yang melintas di kawasan exit tol berhati-hati.
''Tentunya sebelum melangkah, kami akan berkoordinasi lebih dahulu dengan Dishub Provinsi Jateng,''katanya.
Selain rambu lalu lintas, perlu juga adanya tambahan penerangan jalan umum(PJU) di sekitar pintu keluar tol Kabupaten Pekalongan. Seperti yang sudah diterapkan di exit tol Kota Pekalongan tambahan PJU membuat semua pengendara yang melintas di kawasan tersebut merasa nyaman pada malam hari.
Untuk itu, menjelang dibukanya exit tol Bojong, Dishub gencar menyosialisasikan ke masyarakat, baik yang berada dii daerah utara maupun selatan. Dalam hal ini, warga diimbau agar tidak ceroboh ketika berada di jalanan. Sebab setelah pintu keluar sudah difungsikan, arus lalu lintas di Kabupaten Pekalongan akan semakin meningkat.(yon)