Waspadai Pembobolan Sekolah

Jumat 05-02-2021,16:00 WIB

*Plt Kadindik Minta Pengamanan Ditingkatkan

KAJEN - Aksi pembobolan sekolah kembali terjadi di Kabupaten Pekalongan. Kali ini menimpa SMPN 4 Sragi di Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, dengan kerugian ratusan juta rupiah.

Guna mengantisipasi kejadian serupa terjadi di sekolah lain, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Siti Masruroh, Kamis (3/2/2021), meminta kepada semua kepala sekolah untuk lebih berhati-hati. Dalam artian, tugas penjaga sekolah dan keamanan sekolah ditingkatkan.

"Kasus di SMPN 4 Sragi sudah lapor polisi. Mudah-mudahan segera ditemukan," harap dia.

Menurutnya, petugas keamanan di sekolah sebagian besar adalah penjaga sekolah. Kebanyakan mereka sifatnya seperti pegawai tidak tetap (PTT), dan diupayakan oleh sekolahnya masing-masing. Ia menyebutkan, hampir semua sekolah sudah memiliki penjaga sekolah.

"Apalagi untuk SMP dengan lingkungan sekolah yang luas, rata-rata punya. Rata-rata mereka PTT," ujar dia.

Dikatakan, 20 unit komputer dan 91 TAB yang dicuri merupakan bantuan pemerintah pada tahun 2018 atau 2019 untuk pendukung laboratorium TIK.

"Komputer dan TAB itu sebagai alat dari laboratorium TIK. Sebagai bagian dari standar sarana dan prasarana sekolah. Khususnya untuk mendukung proses pembelajatan TIK," terang dia.

Ke depan, lanjut dia, komputer dan TAB itu juga untuk mendukung ujian sekolah, asesmen nasional, maupun pembelajaran lainnya. (had)

Tags :
Kategori :

Terkait