BATANG - Program normalisasi sungai yang telah dianggarkan pemerintah pusat untuk mengatasi banjir di Kabupaten Batang gagal direalisasikan. Proyek yang sedianya dikerjakan pada Oktober 2022 sampai September 2023 ini terpaksa dibatalkan karena Pemkab tak tak bisa mengalokasikan anggaran untuk ganti untung untuk lahan warga yang terkena pekerjaan. Hal itu diungkapkan Pelaksana Teknis Sungai Pantai Dua BBWS Pemali Juwana, Agus Priyanto, saat ditemui di Batang, Kamis (9/2/2023). "Iya, jadi untuk pekerjaan normalisasi Sungai Gabus di Batang ini tidak jadi kami kerjakan. Padahal anggaran dari pusat sudah disiapkan senilai miliaran rupiah dan akan dikerjakan pada bulan Oktober 2022 kemarin dan ditarget selesai September 2023," ujar pria asal Tirto Pekalongan itu. Dijelaskan dia, normalisasi Sungai Gabus tersebut masuk dalam paket pengerjaan kegiatan proyek pengendalian banjir Kota Pekalongan. "Benar, masuk dalam pengendalian banjir rob paket dua yang dikerjakan oleh PT Brantas dari Jakarta (BUMN). Anggarannya mencapai sekitar Rp2 miliar," katanya. Direncanakan, normalisasi sungai untuk penanganan banjir dan rob itu akan dilakukan di sepanjang 3,5 kilometer Sungai Gabus. Rekanan akan melakukan normalisasi dengan mengeruk sedimentasi sungai. Selain itu, rekanan juga akan melakukan pembuatan tanggul sungai. "Jadi akan diperlebar itu sungai, akan dibuatkan tanggul di sisi kanan kiri sungai. Dan pekerjaan itu ternyata mengenai sejumlah lahan milik warga yang berada di sepanjang pinggiran sungai itu," terangnya. Warga, kata dia, meminta uang ganti untung atas lahannya yang terkena proyek itu. Namun hal itu di luar rencana. Pemerintah Kabupaten Batang lah yang harus menanggung seluruh uang ganti untung itu. "Namun dari Pemerintah Kabupaten Batang tidak dapat menyiapkan uang ganti untung itu. Pemkab tidak ada anggaran untuk pembebasan tanah di pinggiran sungai tersebut. Sedangkan waktu kami terbatas, tidak bisa menunggu lama. Maka untuk pekerjaan Sungai Gabus tidak dikerjakan. Kami tinggal," terangnya. Adapun, akhirnya anggaran miliaran rupiah itu dialihkannya ke kota sebelah, Pekalongan. Anggaran dari APBN itu dialihkan untuk pengerjaan tanggul di Pabean, Kota Pekalongan. "Sebenarnya sangat sangat disayangkan anggaran normalisasi Sungai Gabus ini dialihkan ke Kota Pekalongan. Padahal jika program normalisasi ini direalisasikan dapat mengentaskan masalah banjir dan rob yang seringkali merendam pemukiman yang ada di sepanjang Sungai Gabus ini. Dan apabila ditanya apakah dapat dianggarkan kembali, kami tidak tahu. Karena cukup sulit dan sangat jarang anggaran seperti itu bisa didapatkan," tandasnya. (fel)
Waduh, Normalisasi Sungai Gabus Gagal Terealisasi
Jumat 10-02-2023,12:15 WIB
Reporter : Bayu aditiya
Editor : Bayu aditiya
Kategori :
Terkait
Kamis 27-08-2026,09:28 WIB
Wabup Batang Suyono Konsisten Nyanyikan “Ibu Pertiwi”, Singgung Korupsi dan Ajak Introspeksi
Selasa 18-08-2026,08:51 WIB
Cuma Donasi Rp1 via QRIS, Warga Batang Bisa Jajan Gratis Sekaligus Bantu Wakaf Sumur Bor
Senin 17-08-2026,20:12 WIB
BAWANG ARSA, Digitalisasi Layanan Publik Desa untuk Wujudkan Smart Village
Senin 17-08-2026,12:19 WIB
Tak Mau Berteduh, Bupati Batang Pilih Berdiri di Bawah Terik Saat Upacara HUT RI
Rabu 12-08-2026,15:33 WIB
Wabup Suyono Lepas 32 Pramuka Penggalang Batang ke Jamnas
Terpopuler
Senin 31-08-2026,15:15 WIB
Adakah Rekomendasi Bedak yang Bisa Bikin Wajah Cerah? Ini Dia 4 Produknya Untukmu
Senin 31-08-2026,13:29 WIB
4 Rekomendasi Pensil Alis Murah Tapi Bagus di Bawah 50 Ribu
Senin 31-08-2026,14:56 WIB
Apa Saja Merk Sunscreen Mencerahkan yang Nyaman di Kulit? Ini Dia Rekomendasinya
Senin 31-08-2026,21:37 WIB
4 Foundation yang Bagus dan Tahan Lama Meski Mudah Berkeringat
Senin 31-08-2026,17:39 WIB
Melihat Dapur Mbah Dayat, Sekda Pekalongan Pastikan Lansia Desil 1 Tak Kelaparan Saat Bansos Tersendat
Terkini
Selasa 01-09-2026,08:28 WIB
Tak Lagi Identik Bau Obat, RSUD Batang Hadirkan Fasilitas Kuliner untuk Keluarga Pasien
Selasa 01-09-2026,08:24 WIB
Kalapas Pekalongan Prayitno Silaturahmi ke Polres Pekalongan Kota, Perkuat Sinergi Antarinstansi
Selasa 01-09-2026,07:43 WIB
Niat Hidupkan Pompa Air, Ibu 62 Tahun di Kajen Malah Tercebur Sumur Tua hingga Meninggal
Selasa 01-09-2026,07:10 WIB
Waspada! Modus Penipuan Catut Nama RSUD Kajen, Keluarga Pasien Rugi Usai Transfer ke Rekening Pelaku
Senin 31-08-2026,21:37 WIB