"Kami mohon kepada masyarakat agar selalu update mengenai informasi cuaca. Masyarakat bisa membuka kanal BMKG, kemudian juga bisa cek medsos, dan laman lainnya yang menyediakan informasi perkiraan cuaca," katanya.
Menurutnya, cuaca ekstrim masih akan terjadi hingga akhir Maret 2023 ini. Ia pun memperkirakan pergantian musim baru akan berlangsung pada April nanti.
"Perkiraan kami antara April Mei sudah masuk musim kemarau. Dan biasanya musim kemarau ini terjadi hingga September Oktober nanti," terangnya.
Adapun dikatakan Ulul, pada musim kemarau nanti pihaknya juga mewaspadai potensi bencana kekeringan. Di mana ada empat kecamatan yang menjadi langganan bencana tersebut
"Potensi kekeringan pasti ada. Kami mendeteksi di beberapa kecamatan, seperti Bandar (Tumbrep dan Wonokerto), Banyuputih, Gringsing, dan Subah," ujarnya.
BPBD, ditambahkan Ulul, akan mempersiapkan upaya penanganan bencana kekeringan itu, dengan menyiagakan truk tangki untuk melakukan droping air. (fel)