“Jembatan darurat tidak ada, mengingat bentangnya terlalu panjang, mencapai sekitar 45 meteran. Terlalu riskan dan berisiko. Jadi kami mohon pengertian dari masyarakat selama pengerjaan bisa mencari jalan alternatif lain,” paparnya.
Ditambahkan Endro, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Batang, pihaknya belum bisa menyelesaikan sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan dan perlu dilakukan perbaikan. "Masih tersisa sekitar delapan jembatan yang perlu kami perbaiki. Namun harus dikerjakan secara bertahap," tandasnya. (fel)