Camat Dataran Tinggi Di-'Warning'

Selasa 26-10-2021,13:20 WIB

**Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

KAJEN - Memasuki musim hujan, camat di wilayah pegunungan di'warning' akan potensi bencana alam. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, kemarin, menyatakan, Pemkab Pekalongan sudah membuat surat edaran ke camat, khususnya camat di wilayah pegunungan, untuk mulai waspada. Karena mulai bulan Oktober 2021 ini sudah memasuki musim hujan. Sehingga dibutuhkan kewaspadaan akan potensi bencana alam.

"Surat edaran ditujukan kepada sembilan camat yang memiliki wilayah dataran tinggi yang miliki potensi longsor. Terutama apabila hujan deras turun lebih dari 30 menit dimohon untuk waspada," ujar Budi.

Warga diimbau untuk mengadakan ronda apabila hujan deras untuk saling mengingatkan. "Untuk saluran-saluran drainase kemarin juga dimohon untuk dicek dan dibersihkan," kata dia.

Apabila ada retakan-retakan tanah di daerah pegunungan, lanjut dia, masyarakat diminta mengadakan gotong-royong untuk segera menutup retakan-retakan itu. Penutupan retakan tanah ini untuk mengantisipasi munculnya potensi bencana longsor dan tanah gerak.

"Untuk saat ini mulai memasuki bulan penghujan, masyarakat Kabupaten Pekalongan kami mengimbau untuk waspada terutama angin puting beliung, pohon tumbang, dan longsor," imbau dia.

Guna mengantisipasi potensi bencana, BPBD Kabupaten Pekalongan sendiri sudah menyiapkan personel dan peralatan. "Kita juga sudah menjalin komunikasi, koordinasi dengan OPD terkait, TNI, Polri, teman-teman relawan untuk mengantisipasi adanya potensi bencana di musim penghujan. Mudah-mudahan Kabupaten Pekalongan dan masyarakatnya dijauhkan dari bencana," katanya.

Sebelumnya diberitakan, di awal musim penghujan ini bencana angin kencang dan longsor menerjang jalur Karanganyar-Lebakbarang. Sedikitnya pohon bertumbangan di 13 titik di jalur pegunungan itu. Satu titik juga terjadi longsor. Akibatnya, akses menuju ke Kecamatan Lebakbarang sempat terisolir selama dua hari. (had)

Tags :
Kategori :

Terkait