Jelang Ujian, Sekolah Pilih Sistem Shift

Selasa 15-02-2022,12:20 WIB

BATANG - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas kembali diberlakukan di Kabupaten Batang sejak Senin (14/2/2022), menyusul tren kasus Covid-19 yang kembali meningkat. Kuota setiap rombongan belajar pun dibatasi hanya 50% dari kapasitas normal.

Menyikapi hal tersebut, beberapa sekolah memilih sistem shifting, di mana pembelajaran dibagi dalam dua sesi jam masuk. Salah satunya seperti SDN Karangasem 08 Batang.

Mereka memilih sistem shift agar seluruh siswa dapat mendapatkan layanan tatap muka. Sehingga materi yang diberikan dapat lebih maksimal. Terlebih beberapa bulan ke depan akan ada ujian dan penilaian akhir.

"Jadi kami pilih sistem shift karena sebentar lagi akan ujian. Sehingga anak-anak tidak terkendala materi," ujar Kepala SDN Karangasem 08, Aminah.

Dikatakannya, sistem shift ini dibagi menjadi dua sesi. Di mana masing-masing sesi dilakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) selama dua jam. Setiap harinya guru akan memberikan dua kali layanan bagi kelas yang dibagi menjadi dua sesi.

"Iya, jadi guru kerja ekstra untuk menyampaikan materi untuk murid karena ada dua sesi. Tapi yang terpenting kami juga dari kepala sekolah, guru dan seluruh karyawan juga tetap monitoring agar ketika pergantian sesi tidak timbul kerumunan," terangnya.

Salah satu wali murid, Susanti, mengaku senang dengan pemilihan sistem shift. Terlebih jika belajar di rumah anaknya menjadi sulit belajar.

"Anak saya baru kelas satu Mbak. Jadi kalau belajar di rumah kadang anaknya tidak mudeng sayanya tidak mudeng juga. Jadi saya pilih sistem shift saja. Meski cuma dua jam tetapi ada materi yang disampaikan.

Lebih lanjut, Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq melalui Kabid Pembinaan SD, Yulianto mempersilahkan sekolah terkait model PTM terbatas 50 persen. Baik itu menggunakan model shift ataupun model selang-seling.

"Untuk PTM terbatas model pelaksanaannya disesuaikan dengan masing-masing sekolah. Yang jelas kami berharap agar PTM Terbatas ini tetap melaksanakan Prokes dan siswa tetap terlayani untuk mendapatkan materi," pungkasnya. (nov)

Tags :
Kategori :

Terkait