N (Neutral)
Posisi dari gigi N ini sama halnya dengan gigi P pada mobil matic, yang mana putaran mesin dapat terputus dari roda.
Namun,terdapat perbedaan antara gigi N dan gigi P pada mobil matic seperti Honda Brio, yaitu pada gigi N roda mobil tidak terkunci,sehingga mobil masih bisa didorong.
BACA JUGA:Sudah Terbukti dan Teruji, Inilah Mobil Matic Paling Bandel, Yakin Gak Tertarik?
Gigi P pada mobil matic seperti Brio ini biasanya digunakan ketika mobil dalam keadaan mogok yang mengharuskan untuk didorong.
Atau bisa juga gigi P pada mobil matic digunakan ketika sedang berada di lampu merah.
D (Drive)
Fungsi kode D pada mobil Honda Brio matic ini yaitu sebagai perintah untuk menjalankan mobil matic maju.
Setelah kita memindahkan tuas persneling ke gigi D, maka kita tinggal menginjal pedal gas untuk dapat memajukan mobil matic.
Sementara nanti untuk perpindahan speed gigi akan diatur secara otomatis oleh sistem transmisi dari mobil matic.
S(Sport)
Fungsi dari kode S pada mobil Honda Brio matic yaitu apabila pengemudi membutuhkan akslerasi lebih untuk mendahului kendaraan lain atau menambah kecepatan.
Biasanya gigi S ini digunakan oleh beberapa pengendara Brio matic untuk melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi.
L (Low)
Fungsi dari kode L pada mobil Honda Brio matic yaitu digunakan untuk mengemudi di jalanan tanjakan ataupun melaju dengan kecepatan yang rendah.
Kode L pada persneling mobil matic sama halnya ketika mengemudikan mobil manual dengan posisi persneling pada gigi 1-2.