Kapolda Minta Adanya Gedung Baru Mampu Tingkatkan Layanan

Jumat 07-01-2022,15:00 WIB

KAJEN - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi meresmikan Gedung Presisi Sarja Arya Racana Polres Pekalongan, Kamis (6/01/2022). Dengan adanya Gedung Presisi, Kapolda meminta jajaran Polres mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mendukung program Kapolri.

Kehadiran Kapolda selain meresmikan Gedung Presisi juga sekaligus meresmikan Pintu Gerbang Presisi, Jalan Presisi dan lapangan uji SIM. Bersama Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq, Kapolda juga melaunching Patroli Quick Respon Sat Samapta Polres Pekalongan dan Pengukuhan Satgas Covid-19 Pelajar Kabupaten Pekalongan. Kegiatan peresmian dihadiri Kapolres se Ekaresidenan Pekalongan, Forkopimda, OPD, Kapolsek Tokoh agama dan tamu undangan.

Gedung Presisi Polres Pekalongan sendiri merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dalam pembangunannya menggunakan alokasi anggaran APBD tahun 2021 sebesar Rp3.158.132.000. Adapun gedung tersebut memiliki 2 lantai, lantai pertama luas bangunan 416 meter persegi dengan 10 ruangan. Sedangkan lantai kedua luas bangunan 350 meter persegi dengan 9 ruangan.

Kapolda mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang telah menghibahkan gedung Presisi kepada Polres Pekalongan dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.

"Dengan diresmikannya Gedung Presisi ini, diharapkan Polri dalam hal ini Polres Pekalongan akan menjadi institusi yang besar yang bisa mengatasi segala permasalahan dan akhirnya semakin dicintai masyarakat. Semoga gedung baru mendorong kita untuk menjadi polisi yang Presisi," katanya.

Kapolda mengatakan, untuk pembagunan pintu gerbang di Mapolres Pekalongan bertujuan melindungi kesatuan dari segala bentuk ancaman apapun. Kemudian gedung baru lantai dua yang bernama Sarja Arya Racana diharapkan benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sebab dalam pembangunan di negara ini, masyarakat merupakan salah satu bagian dalam pembangunan.

"Benar apa yang dikatakan Bupati kalau Polri jangan seperti 'ndoro' atau juragan. Sebab Polri adalah menjadi pelayan masyarakat sehingga jangan merasa takut saat memasuki markas kepolisian," kata dia.

Di samping itu, polisi diminta jangan menakutkan di mata masyarakat tapi harus benar-benar mengayomi dan melindunginya. Siapapun boleh mengaudit dan menanyakan, dan datang ke kantor polisi untuk menanyakan kasus dan hal lain. Sebab pada hakekatnya Polri sekali lagi sebagai pelayan dan milik masyarakat. Hal itu sesuai dengan apa yang diintruksikan Kapolri yang menegaskan agar kepolisian selalu melindungi dan melayani masyarakat.

Kapolda jateng juga mengingatkan semua pihak meningkatkan protokol kesehatan meski wilayah Kabupaten Pekalongan sudah masuk zero Covid- 19. Untuk itu, jajarannya meminta Polres Pekalongan harus memenuhi target pencapaian vaksinasi anak dan lansia hingga 14 hari ke depan. Kegiatan vaksinasi ini dalam rangka menunjang kebijakan pemerintah dalam upaya meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Kapolres Pekalogan, AKBP Arief Fajar Satria menjelaskan, gedung baru ini memiliki dua lantai dengan rincian lantai pertama ada 10 ruangan dan lantai dua ada sembilan ruangan. Kemudian fungsi gedung itu untuk memudahkan pelayanan masyarakat karena merupakan gedung terpadu. Dengan demikian, lokasi untuk mengurus di kepolisian di satu tempat sehingga tidak perlu bolak balik dari satu tempat ke tempat lain.

Sedangkan pintu gerbang presisi merupakan bangunan fisik yang memiliki fungsi dan arti tersendiri sebagai wajah ungkapan selamat datang kepada masyarakat yang berkunjung ke Mapolres Pekalongan. Dengan demikian, gerbang ini menghilangkan kesan 'angker' sehingga masyarakat tidak perlu takut ketika masuk ke tempat kerjanya. Kemudian jalan presisi yang baru diresmikan, akan terlihat revitalisasi lapangan uji sim baru yang merupakan wujud nyata komitmen jajarannya memberikan pelayanan maksimal. "Mudah-mudahan, gedung baru ini bisa lebih mendekatkan Polri ke masyarakat," tegasnya.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq merasa bersyukur pembangunan di Mapolres Pekalongan berlangsung lancar sesuai dengan yang dijadwalkan.

"Kami harapkan gedung baru itu benar-benar bisa memudahkan masyarakat ketika datang untuk mengurus sesuatu di kepolisian. Kemudian sinergitas antara Pemkab dan Polres Pekalongan selalu terjaga dengan baik dalam rangka pembangunan di Kota Santri," katanya.(yon)

Tags :
Kategori :

Terkait