"Saya menyesal, apalagi selama ini anak-anak, saya tinggal sendirian. Saya tiga anak kemarin, sendirian mengurus suami saya yang sakit," katanya.
Ia mengaku anaknya yang pertama masih berusia 11 tahun, anak kedua berumur 9 tahun da anak ketiganya masih balita yakni berumur 3 tahun. Selama proses hukum, mereka tinggal bersama suaminya yang tengah sakit jantung.
"Saya terimakasih banyak pada Pak Jaksa, pada keluarga pemilik motor, saya terimakasih, minta maaf, saya berjanji tidak akan mengulangi lagi," ucapnya.
Dilokasi yang sama, Andre Nastaun (30), pemilik kendaraan yang dicurinya, awalnya tidak menyangka bahwa pencurinya masih tetangganya sendiri.
"Saat laporan kehilangan ayah tidak tahu bahwa yang mencuri ibu itu. Sudah kita maafkan pertimbangannya ya kasihan juga, anaknya masih kecil-kecil. Suaminya sakit, Alhamdulillah, ada program ini (restorative justice)," kata Andre.
Dilokasi yang sama, Kuasa Hukum, Jamilah yakni Muslimin, membenarkan kondisi pelaku sangat memprihatinkan dengan kondisi anak yang masih kecil-kecil dan suaminya yang sakit.
"Jadi klien saya ini, mejadi tulang punggung untuk ketiga anaknya yang masih kecil-kecil, juga merawat suaminya yang sakit jantung di rumah. Suaminya sudah lama tidak jualan karena sakit. Kondisi ekonominya juga cukup sulit dengan penuh hutang di sana sini," ungkapnya.
"Alhamdulillah, pihak kejaksaan ada program ini, dan pihak korban juga sudah memaafkan dengan ikhlas,"imbuh Jimmy. (Yon)