Keluar Malam, 87 Warga Diswab

Senin 16-08-2021,11:00 WIB

**Satu Orang Dinyatakan Positif

KAJEN - Untuk menekan laju peyebaran COVID-19 di Kota Santri, Polres Pekalongan, Sabtu (14/08/2021), kembali menggelar Patroli Skala Besar di Perempatan Tugu Nol Kajen. Alhasil, sebanyak 87 warga yang kedapatan keluar malam langsung di-Swab Antigen. Dari jumlah itu, 1 orang terindikasi positif. Dia dari Kalibening Kabupaten Banjarnegara.

Pantauan Radar, patroli skala besar PPKM level 3 oleh Tim Gabungan Satgas COVID-19 Kabupaten Pekalongan dilakukan tim gabungan terdiri Polres Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD. Sebelum Operasi Yustisi Tim gabungan dilakukan Apel di Tugu 0 Km Perempatan Sibedug, Kajen. Di Tugu Nol tersebut dijadikan pos penyekatan sekaligus Swab Antigen bagi warga yang terjaring razia.

Apel sendiri dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria diikuti sejumlah perwakilan petugas gabungan. Hadir pula Dandim 0710 Pekalongan, Kajari Kabupaten Pekalongan, Wakil Pimpinan DPRD, Asisten I Pemerintahan, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perhubungan, Kadinkes.

Dalam kegiatan tersebut, tim terbagi tiga. Untuk Nakes dan petugas gabungan ada yang standby di Tugu Nol Kajen untuk melakukan penyekatan sekaligus menjaring warga keluar malam. Sedangkan dua Tim menuju ke Wiradesa dan Kedungwuni untuk berpatroli.

Sekitar satu jam lebih tim di Tugu Nol berhasil menjaring 58 warga yang kedapatan keluar malam. Mereka dilakukan pendataan dan dilakukan swab. Alhasil, dari 58 warga satu orang dari Kalibening Kabupaten Banjarnegara dinyatakan positif. Warga yang positip tersebut sedianya hendak berangkat ke Jakarta bersama sejumlah penumpang lain menggunakan travel. Akhirnya satu orang positif langsung dibawa ke RSUD Kesesi untuk menjalani perawatan.

Beberapa jam kemudian, tim lain dari Kedungwuni dan Wiradesa tiba dan membawa warga yang nongkrong. Mereka langsung menjalani Swab Antigen. Alhasil, mereka dinyatakan negatif dan dipersilakan pulang.

Pada kesempatan itu, Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria menegaskan, apel skala besar ini untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pekalongan.

Dijelaskan, tim gabungan dibagi 3 tim untuk melakukan patroli dan juga operasi yustisi terhadap pembatasan kegiatan masyarakat pada level 3.

"Ada sekitar 78 warga yang dilakukan pemeriksaan dan 1 orang terindikasi positif. Saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Puskesmas untuk isolasi Mandiri terpusat. Sementara mereka yang hasilnya non reaktif diperbolehkan pulang,

Ditegaskan Kapolres, kegiatan tersdebut akan terus digelar secara berkala. Sementara untuk lokasinya bakal dipilih secara acak terutama pada tempat kerumunan.

"Setiap malam minggu kita Sidak, begitu ada kerumunan langsung kita periksa. Lokasinya bisa dua bisa juga tiga lokasi," kata Kapolres.

Kapolres meminta agar masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan dan menghindari kerumunan. Rajin mencuci tangan pakai sabun, pakai masker, serta menjaga jarak.

Senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Setyawan Dwi Antoro. Kata dia, dengan adanya operasi Yustisi secara rutin, angka penyebaran COVID-19 menurun drastis.

"Sekarang Kabupaten Pekalongan masuk level 3, tinggal sedikit lagi turun level 2. Mudah mudahan dengan kesadaran masyarakat level kita bisa cepat turun sehingga bisa kembali normal, "imbuhnya.(Yon)

Tags :
Kategori :

Terkait