BATANG - Hadirnya tempat wisata juga turut menambah volume sampah. Menyikapi hal tersebut, pengelola wisata Sikembang mengajak para ibu setempat untuk mengolah sampah agar menghasilkan rupiah.
Tak sekadar dikelola, sampah inipun dikreasikan menjadi aneka produk ekonomi kreatif. Sehingga diharapkan nantinya bisa menjadi sumber cuan atau keuntungan bagi masyarakat sekitar.
"Kami bekerja sama dengan Sanggar Merti Desa Batang untuk mengolah sampah yang ada di wisata Sikembang. Sehingga sampah-sampah ini bisa lebih bermanfaat dan menghasilkan keuntungan yang bisa memberdayakan ibu-ibu di sekitar Sikembang," ujar perwakilan pengelola Sikembang dari Bocah Mbaturan (Bombat), Nasrul, Selasa (8/2/2022).
Produk kreasi ini nantinya diharapkan bisa kembali dijual dan menjadi oleh-oleh khas wisata Sikembang. Sehingga nantinya bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Narasumber dari Sanggar Merti Desa, Tatik Setyaningsih menjelaskan, ada beberapa produk yang dikreasikan dalam kegiatan ini. Seperti gelas, keranjang, kreasi bunga, dan aneka souvenir lainnya.
"Jadi sampah yang diolah ini sampah dari wisata. Seperti kardus, kemasan pop mie, tali dan lainnya. Alhamdulillah dengan pendampingan kami para peserta sudah bisa mengkreasikan aneka souvenir dan produk ekraf yang semoga nantinya bisa dijual dan menjadi oleh-oleh khas tempat wisata," pungkasnya. (nov)