**Serap Aspirasi, CS Ajak Sahur Bersama
KAJEN - Adanya larangan mudik saat jelang mudik lebaran 1442 Hijriyah mendatang, membuat pendapatan tukang Ojek yang biasa mangkal di Perempatan Gumawang Wiradesa turun drastis. Selain Ojek, pendapatan jasa angkutan di momen lebaran ini juga tidak menentu.
Untuk mengetahui secara pasti kondisi tersebut, Pasangan Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra - Shinanta Selasa (27/04/2021) mengajak para tukang ojek dan supir angkutan untuk sahur bersama sembari menyerap aspirasi warga.
Dengan adaya larangan mudik tersebut, secara tidak langsung cukup berdampak ke sejumlah warga yang mencari nafkah di sejumlah bidang, salah satunya jasa angkutan seperti tukang ojek yang biasa mangkal di jalan raya Gumawang, Wiradesa. Sebab Sekitar setengah bulan lagi lebaran dan seharusnya jelang lebaran bagi mereka merupakan momen untuk meraih uang sebanyak-banyaknya.
Namun demikian, sampai sekarang penghasilan para tukang ojek dan supir angkutan tersebut tak menentu karena tidak dapat dipastikan. Kadang dalam semalam, mereka sama sekali tidak menarik penumpang yang turun dari bus.
''Sasaran kami adalah penumpang bus dari luar kota, baik dari arah Barat (Jakarta) maupun Timur (Surabaya dan sekitarnya). Namun di Ramadan ini sepi terutama adanya larangan mudik oleh pemerintah,'' keluh tukang ojek Pangkalan Gumawang Wiradesa, Huda, usai saat mengikuti saur bersama anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari PAN, Chandra Saputra bersama istrinya, Shinanta, Previta Anggraeni.
Larangan mudik dari pemerintah, akhirnya membuat sepi penumpang yang naik bus turun di tempat pangkalannya. Walau begitu, dia dan rekan rekannya tidak patah semangat dan tetap menjalankan aktivitasya sebagai tukang ojek. Daripada hanya berdiam diri di rumah, mendingan mangkal di tempat kerjanya sambil menunggu apabila ada penumpang bus yang turun.
Adapun dengan kehadiran Candra Saputra dan istrinya yang melakukan saur bersama di dekat pangkalan ojek secara mendadak, Huda mengaku gembira dan mengucapkan terimakasih. Kehadiran wakil rakyat dari PAN ini paling tidak bisa membuat dirinya dan teman-teman tukang ojek lain mendapatkan rezeki yang tidak terduga. Selain mendapatkan makan sahur secara gratis, mereka juga mendapatkan rezeki tambahan berupa uang.
Kedatangan Candra Saputra di salah satu warung di Gumawang, Wiradesa, dalam rangka sahur bersama dengan ojek sembari serap aspirasi. Selain ingin berbagi berkah di bulan ramadan, dia juga ingin mengamati dan memantau kondisi para tukang ojek pangkalan di sekitar tempat itu. Setelah berbincang-bincang dengan salah satu di antara tukang ojek, disimpulkan perjuangan mereka sangat berat.
Meski setiap malam harus berlama-lama berada di pangkalannya, namun penghasilannya tidak seberapa atau tak menentu. Kalau dalam kondisi norman atau tidak ada pandemi covid 19, setiap malam bisa mendapatkan uang cukup banyak.
''Saya sangat mengapresiasikan para tukang ojek di sini dalam berjuang mencari nafkah untuk keluarganya. Walau dalam kondisi sepi, mereka masih semangat bekerja dan tidak putus asa,'' kata Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra.
Sebelum sahur bersama tukang ojek di Gumawang, Candra- Shinanta juga sempat membagikan masker kepada mereka dan warga yang kebetulan berada di kawasan tersebut. Hal itu dilakukan supaya masyarakat selalu waspada di masa pandemi covid 19. Dalam hal ini, mereka harus selalu menjaga dan mentaati protokole kesehatan, minimal dengan mengenakan masker. (Yon)