BATANG - Pohon Mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa satu unit truk tronton ber nopol B 9066 VEU di Jalan Pemuda, Kadilangu, Kecamatan Batang, Rabu (12/10/2022) malam.
Beruntung, sopir truk sarat muatan air mineral itu berhasil keluar (loncat) sebelum pohon tumbang dan jatuh tepat di bagian kabin truk.
"Tidak ada angin, dan tidak ada hujan, tiba tiba kretek kretek, duarr. Pohon itu menimpa truk saya, yang tengah parkir di seberang jalan," ungkap Iyan (39), sopir truk asal Cianjur, Rabu (12/10/2022).
Menurut Iyan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 21.45 WIB. Saat itu, dirinya tengah beristirahat di dalam kabin. Lalu lalang kendaraan cukup sepi. "Untung pintu bagian sopir dalam keadaan terbuka, sehingga saat pohon itu tumbang saya masih sempat loncat," ujarnya.
Iyan mengaku membawa muatan air mineral merk Lee Minerale, yang akan dikirim ke distributor di toko Berkah Ilahi daerah Pasekaran, Batang.
"Iya, saya bawa muatan Lee Minerale dari Cianjur sebanyak 27 ton, atau sekitar 1.700 botol. Saya tiba Magrib, tapi kata pihak distributor buka muatannya tengah malam saja. Akhirnya, truk saya parkir sekitar 1 kilometer jaraknya dari toko distributor," terangnya.
Pohon berdiameter 50 CM itu menutup badan jalan, dan menimbulkan kemacetan cukup lama. Warga sekitar memberi rambu agar pengendara tidak melintas.
Namun naas, ada pengendara yang nekat menerobos dan akhirnya jatuh terjungkal setelah menabrak batang pohon yang melintang menutup jalan.
"Pengendara sudah pada berhenti, dan warga sedang membuat rambu larangan. Namun ada satu sepeda motor yang dikendarai dua perempuan remaja melaju dengan kencang dan akhirnya menabrak pohon," jelas Hartono, warga setempat.
Dua remaja itu terjatuh dari sepeda motor, dengan luka di kepala cukup parah. Pengemudi sepeda motor terkapar, dan akhirnya dilarikan ke RSUD Kalisari Batang dengan mobil ambulans dari PMI Kabupaten Batang.
Kedua korban ialah Ajeng (14), warga Jalan Gajah Mada Proyonanggan Selatan, dan Azkia (15), warga Jalan Dr Cipto Proyonanggan Tengah.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Batang, Nur Setianugroho mengatakan, bahwa Pohon Mahoni itu memang sudah berusia tua, sekitar 20 tahunan. Dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk membersihkan sisa material pohon itu.
"Alhamdulillah respon tim PRC BPBD sangat cepat dan langsung ke TKP dengan dibantu teman teman dari PMI, Damkar, dan aparat TNI Polri serta warga. Sehingga, evakuasi sisa material pohon dapat selesai pada pukul 23.45 WIB," tandasnya. (fel)