KENDAL - Keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) graduasi atau lulusan PKH di Kabupaten Kendal menerima bantuan stimulan dari Kementerian Sosial. Ada 10 KPM PKH Kendal yang menerima bantuan masing-masing senilai Rp 2,5 juta dalam bentuk barang.
Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Kendal, Imam Barizi mengatakan, penerima bantuan stimulan adalah KPM PKH graduasi yang memiliki rintisan usaha. Dengan bantuan stimulan berupa barang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usahanya. "Mereka sudah tidak menerima PKH lagi, karena rintisan usahanya bagus, dan bantuan stimulan ini untuk mengembangkan usahanya supaya semakin maju," katanya, kemarin.
Jumlah penerima PKH di Kabupaten Kendal tahun 2021 tahap 2 sebanyak 41.229 kepala keluarga (KK). Setelah tahap 2 ada peningkatan jumlah penerima sekitar 4.000 KK, mulai September ini. Penambahan data penerima PKH sudah dilakukan validasi di lapangan. Data itu diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Salah satu penerima bantuan stimulan, yakni Anik Munjiatun, warga Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong yang selama 9 tahun mendapat bantuan PKH. Kemudian mulai tahun 2014 merintis usaha mebel dengan modal pinjam. Namun sekarang sudah lunas dari hasil usahanya dan sudah bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Anik mendapat bantuan stimulan untuk membeli peralatan usaha mebel senilai Rp 2,5 juta. "Terima kasih kepada pemerintah yang sudah banyak membantu usaha kami. Alhamdulillah sudah bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," ujarnya. (lid)