*Petakan Potensi, 600 ASN Ikuti Assesment
BATANG - Sebanyak 600 ASN Pemkab Batang mengikuti assessment uji kompetensi tahap pertama, Kamis (27/10/2022). Assesment ini dibutuhkan untuk memetakan keahlian para pegawai di lingkungan Pemda Batang. Terkait hasil assesment ini, Pemkab juga memastikan akan ada penataan jabatan ke depannya, meski belum bisa menentukan waktu pastinya.
Diwawancarai di sela peninjauan, Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki menyebut assessment ini untuk mengetahui tingkat kemampuan seseorang. Nantinya dipetakan tipe-tipe ASN sesuai dengan bidang keahliannya.
"Assessment ini dilakukan di beberapa tempat, alhamdulilah terkait tehnis semua lancar, sarana prasarana, jaringannya juga lancar," ujar Lani Dwi Rejeki usai meninjau tempat uji kompetensi, Kamis (27/10/2022)
Assementi tahap pertama ini digelar di Aula Kantor Bupati, SMPN 1 Batang, SMPN 1 Kandeman, dan SMKN 1 Batang. Menurutnya, uji kompetensi akan diberikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Batang. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap tiap tahun sekali.
"Melalui uji kompetensi, kemampuan seseorang yang menonjol di bidang apa akan ketahuan. Sehingga sangat bermanfaat untuk pemerintahan. Khususnya jajaran pimpinan agar mengetahui staf di masing-masing OPD itu seperti apa kemampuannya," imbuh Lani.
Ditambahkannya, uji kompetensi juga bisa dijadikan dasar untuk mutasi dan penempatan jabatan. Tentunya tetap mempertimbangkan kepangkatan, pengalaman kerja, dan lain sebagainya.
"Pastinya nanti ada penataan, tapi waktunya yang tidak bisa dipastikan. Tidak mungkin dalam satu organisasi stagnan dengan kemampuan SDM di satu tempat," tegas Lani.
Kepala BKD Kabupaten Batang, Supardi menjelaskan bahwa materi uji kompetensi beraneka ragam. Mulai dari psikologi watak seseorang, integritas dan lainnya. Materi diberikan agar bisa menggali potensi para ASN yang mengikuti uji kompetensi.
"Tujuan utamanya adalah pemetaan, nanti akan kelihatan kemapuan seseorang. Ini menjadi salah satu pertimbangan di dalam menentukan posisi seseorang," tandasnya. (nov)