BATANG - Tahun ini, kurikulum merdeka mulai diberlakukan dalam kegiatan belajar mengajar. Tak terkecuali di SMAN 2 Batang. Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) ini pun sudah mulai disosialisasikan kepada siswa, guru, dan juga wali murid bersama komite.
Kepala SMAN 2 Batang, Sugeng SPd MPd menyebut nantinya IKM lebih mendorong kreativitas dan inovasi siswa. Sehingga harapannya dapat menciptakan lebih banyak kolaborasi antara siswa dan juga guru.
"IKM ini mendorong siswa untuk lebih mandiri dan merdeka. Khususnya dalam menyampaikan gagasan atau ide, dan juga inovasi kreativitas mereka. Sehingga nantinya bisa menghasilkan aneka kegiatan, seperti seni, project dan lainnya. Seperti project profil pelajar Pancasila, yang dimana ini bisa semakin membuka ruang kolaborasi antar siswa dan guru," ujarnya saat diwawancarai, Selasa (12/7/2022).
Dikatakannya, penerapan IKM sendiri dibagi menjadi tiga jalur, yakni jalur mandiri belajar, mandiri berubah, dan mandiri berbagi. Di mana, SMAN 2 Batang tahun ini telah menyiapkan diri untuk menggunakan IKM jalur mandiri berubah.
Jalur mandiri berubah ini dirasa cocok dengan kesiapan sekolah. Di mana nantinya IKM diterapkan dengan menggunakan perangkat ajar yang disediakan dalam Platform Merdeka Mengajar.
"Memang kondisinya sudah menuntut kita untuk berubah, sehingga IKM ini relevan dengan kondisi saat ini. Kami siap menjalani IKM mandiri berubah. Tapi jika nanti diharuskan untuk menggunakan kurikulum merdeka mandiri berbagi, kami pun siap untuk membuat bahan ajar sendiri," pungkasnya. (nov)