Tidak Ada Klaster Pilkada

Jumat 22-01-2021,13:40 WIB

KARANGANYAR - Meski Pilkada 2020 dilaksanakan di tengah pandemi, pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pekalongan mampu berjalan dengan suakses, aman, dan damai. Tidak ada klaster Pilkada di Kota Santri. Tingkat partisipasi kehadiran di TPS juga melampui target nasional.

"Tidak ada klaster Pilkada. Tidak ada temuan paska pemungutan suara ada lonjakan kasus," ujar Ketua KPUD Kabupaten Pekalongan Abi Rizal saat media gathering di salah satu rumah makan di Kecamatan Karanganyar, Kamis (21/1/2021) siang.

Abi mengatakan, pihaknya berencana membuat buku perjalanan pemilihan bupati dan wakil bupati di tengah pandemi.

Serapan hibah dari pemda, lanjut dia, hampir 90 persen dari anggaran yang KPUD terima. Serapan itu cukup bagus dibandingkan daerah lainnya. Menurutnya, kabupaten lainnya tingkat serapan anggarannya 60-70 persen.

Sementara itu, Komisioner KPUD Achyar menambahkan, tingkat partisipasi kehadiran di TPS mencapai 78 persen, dari target nasional 77,5 persen. Di masing-masing kecamatan/desa rata-rata tingkat kehadirannya 78 persen. "Ada yang tingkat partisipasi di kecamatan sampai 80, ada pula yang 70. Rata-rata 78 persen," terang dia.

Berbagai upaya memang ditempuh KPUD Kabupaten Pekalongan untuk menyukseskan Pilkada, termasuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih. Di antaranya dengan menggandeng media massa untuk menyosialisasikan setiap tahapan Pilkada dan menggelar berbagai lomba.

"Kita gelar beberapa lomba. Untuk TPS yang mengikuti lomba TPS unik partisipasinya cukup tinggi. Demikian juga lomba foto di TPS paska nyoblos," kata dia.

KPUD juga menggelar lomba jinggle. Selain itu, KPUD bekerja sama dengan MGMP untuk menyosialisasikan Pilkada kepada pelajar, dan membuat video sosialisasi yang secara masif disampaikan ke masyarakat luas. (had)

Tags :
Kategori :

Terkait