Cegah Covid, Pendaftaran CPD di Sekolah Dibatasi

Rabu 23-06-2021,13:40 WIB

*SMKN 1 Batang Siapkan Delapan Ruang Tunggu

BATANG - Keterbatasan akses internet membuat banyak calon peserta didik (CPD) memilih datang ke sekolah untuk proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang sebetulnya dilaksanakan secara online. Demi mencegah Covid-19, SMKN 1 Batang bahkan terpaksa membatasi pelayanan PPDB di sekolah.

"Sebenarnya untuk pendaftaran ini bisa dilakukan secara online di rumah. Hanya saja tidak semua CPD memiliki fasilitas layanan internet dan sarana penunjang di rumah. Sehingga masih banyak yang datang ke sekolah untuk melaksanakan pendaftaran. Oleh karenanya, per hari ini kami batasi hanya 100 orang saja," jelas plt Kepala SMKN 1 Batang, Catur Puji R melalui Ketua Panitia PPDB, Nurudin Fajar, Selasa (22/6/2021).

Dijelaskan, untuk hari pertama pihaknya membatasi hanya sekitar 150 pendaftar. Protokol kesehatan pun diberlakukan, mulai wajib bermasker, cuci tangan, dan cek suhu. Mereka akan mendapat nomor antrean dan menunggu giliran di delapan ruang tunggu.

"Untuk ruang tunggu kami tambah menjadi 8 ruang dan tiap ruangnya dijaga oleh satu petugas. Khusus ruang tunggu utama aula 3-5 petugas karena sekaligus ruang informasi. Dan untuk lab komputer kami siapkan enam ruang. Kami batasi jumlahnya untuk mencegah kerumunan, demi meminimalisir penyebaran Covid-19," bebernya.

Untuk tahun ini SMKN 1 Batang membuka kuota 360 siswa. Di mana ada tiga jalur masuk, yakni melalui zonasi 10 persen, jalur prestasi dan jalur afirmasi. Untuk pelaksanaan PPDB akan digelar hingga tanggal 25 Juni mendatang.

"Kami berusaha untuk tetap melayani CPD yang tidak punya akses internet. Tetapi kami juga terus melaksanakannya sesuai dengan Prokes. Sejauh ini tidak ada kendala dan semoga lancar dan tetap berintegritas hingga pendaftaran ditutup," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu CPD, Erika, mengaku lebih memilih untuk mendaftar lewat sekolah. Selain kendala akses internet, mendaftar langsung juga memiimalisir kesalahan lantaran bisa dibantu panitia PPDB.

"Di rumah tidak ada akses internet. Jadi lebih memilih mendaftar langsung. Karena kalau di sini misal tidak paham langkah pendaftarannya bisa dipandu langsung sama petugas. Dan karena sesuai dengan Prokes saya juga tidak khawatir mendaftar langsung ke sekolah," terang pelajar asal Kecepak ini. (nov)

Tags :
Kategori :

Terkait