Saham multinasional merupakan perusahaan yang mengeluarkan saham yang diperdagangkan di Bursa Efek dan merupakan perusahaan yang besar yang beroperasi di beberapa negara.
Misalnya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) perusahaan yang mengeluarkan berbagai produk barang konsumen secara global seperti Lux, Dove, Sunsilk, dan Pepsodent.
BACA JUGA:Begini Cara Bermain Saham dengan Modal Kecil, Minimalkan Risiko Perbesar Keuntungan
Dampak pada Harga Saham di Indonesia
Saham perusahaan di Indonesia yang bergantung pada ekspor dan impor dapat terpengaruh oleh kebijakan Donald Trump, seperti saham perusahaan tambang, pertanian, dan manufaktur.
Saham perusahaan di Indonesia yang memiliki operasi di luar negeri dapat terpengaruh oleh kebijakan Trump, seperti saham perusahaan multinasional.
Investor di Indonesia perlu diperhatikan dan waspada akan volatilitas di pasar saham dan nilai tukar rupiah,serta memilih saham yang memiliki potensi di tengah ketidakpastian ekonomi.
Nilai tukar rupiah yang melemah membuat harga saham yang Anda miliki akan melemah juga karena bukan dalam bentuk dolar yang diinvestasikan.
BACA JUGA:Investasi Saham Syariah: Panduan Lengkap dari Prinsip hingga Daftar Saham Halal BEI 2025
BACA JUGA:Yuk Kenal Strategi Window Dressing di Trading Saham!
Dalam menghadapi dampak kebijakan Trump, pemerintah Indonesia perlu mengantisipasi dengan kebijakan yang tepat dilakukan, seperti:
1. Penurunan pajak korporasi untuk meningkatkan daya saing perusahaan Indonesia.
2. Ekspansi belanja untuk meningkatkan konsumsi dan investasi di Indonesia.
3. Proteksionisme Dagang untuk melindungi industri dalam negeri.
4. Diplomasi Ekonomi untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara-negara lain, termasuk AS.
Strategi Investasi
1. Anda sebagai investor perlu memantau kebijakan Trump dan dampaknya pada harga saham secara teratur sehingga Anda tidak ketinggalan tentang perubahan yang bisa terjadi.