Pria Asal Bekasi Ditemukan Meninggal di Penginapan Jalur Pantura Batang
Petugas dari kepolisian mengevakuasi jenazah pria yang meninggal di penginapan yang ada di jalur Pantura Batang.-Istimewa -
BATANG - Seorang pria berinisial JPS (47), warga Bekasi Barat, Jawa Barat, ditemukan tak bernyawa di sebuah penginapan kawasan Pantura, tepatnya di Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten BATANG, pada Rabu (29/4/2026) pagi.
Peristiwa nahas itu bermula ketika korban yang diketahui bernama Jhon Pieter Situmorang bersama 13 rekannya sedang dalam perjalanan wisata dari Bekasi menuju Surabaya.
Rombongan tersebut sempat beristirahat dan menginap di kawasan Alas Roban, Batang, sebelum melanjutkan perjalanan.
Kasatreskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono, menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh rekannya dalam kondisi tak sadarkan diri di area dekat tangga lantai tiga penginapan Reddorz tersebut.
BACA JUGA:Takziah ke Rumah Duka Diva Maelisa, Wakil Bupati Batang Minta Warga Lebih Waspada di Perantauan
BACA JUGA:Pria Tanpa Identitas Tewas Tersambar KA Blambangan Express di Batang
"Rekannya curiga karena korban tidak kunjung bangun. Setelah diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dunia," ujar AKP Albertus saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Tim Inafis Satreskrim Polres Batang bersama tenaga medis dari Puskesmas Kandeman langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Polisi menduga kuat bahwa pria paruh baya tersebut meninggal karena serangan jantung yang dipicu kelelahan selama perjalanan.
"Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal akibat serangan jantung, kemungkinan dipicu kelelahan selama perjalanan," jelas Albertus.
Jenazah Jhon saat ini telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kalisari Batang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian masih mendalami peristiwa ini dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk rekan-rekan korban yang ikut dalam rombongan wisata tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
