iklan banner Honda atas

lKomisi IV DPRD Batang Sebut SPPG Pecalungan Tak Layak Beroperasi, Ini Penyebabnya

lKomisi IV DPRD Batang Sebut SPPG Pecalungan Tak Layak Beroperasi, Ini Penyebabnya

Komisi IV DPRD Kabupaten Batang saat melakukan pengecekan kondisi dapur SPPG Pecalungan yang letaknya tak jauh dari peternakan ayam.-Dony Widyo -

BATANG - Kondisi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pecalungan 002, Kabupaten Batang dinilai tidak layak untuk operasional.

Hal itu terungkap dari hasil sidak yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Batang bersama Badan Gizi Nasional dan juga Dinas Kesehatan setempat, Selasa 5 Mei 2026.

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, lokasi SPPG yang berada di dekat peternakan ayam menyebabkan banyak lalat di luar maupun dalam bangunan.

Selain itu, beberapa sarana dan prasarana yang ada juga tidak sesuai standar seperti yang ditentukan oleh pihak BGN.

BACA JUGA:Nelayan Batang Demo Tuntut Harga Solar Turun, DPRD Minta Pemerintah Beri Solusi Nyata

BACA JUGA:7 SPPG di Kabupaten Pekalongan Disuspend, Ini Daftar Lokasi dan Penyebabnya

"Dari hasil pengecekan, kita menemukan lalat di dalam bangunan SPPG, termasuk dibagian dapur untuk memasak. Meskipun saat itu sedang tidak ada proses memasak menu makanan," ungkap Ketua Komisi IV DPRD Batang, H Tofani Dwi Arianto disela-sela peninjauan.

Selain itu, bagian lantai dapur hanya dicat menggunakan cat biasa, bukan epoksi seperti yang ada dalam juknis pihak BGN.

"Sepertinya lantai dapur hanya dicat menggunakan cat genteng atau cat biasa lainnya. Bahkan sudah banyak bagian yang pudar, sehingga terlihat bagian lantainya. Ini tentunya tidak sesuai ketentuan," terang Tofani.

Tidak hanya itu, anggota Komisi IV, Hanif AR juga menemukan bagian drainase atau saluran pembuangan yang berada di dapur juga hanya menggunakan plesteran biasa.

"Kalau dari peninjauan beberapa SPPG lain, bagian drainase ini harusnya menggunakan bahan stainless, namun ini hanya pakai plesteran biasa. Ini tentunya sangat aneh, kok bisa mendapat rekomendasi untuk buka," terang Hanif.

Hal itu juga dibenarkan oleh Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Badan Gizi Nasional Korwil Batang, Puji Lestari yang mendampingi Komisi IV DPRD Batang. "Bila melihat kondisi yang ada, memang masih perlu banyak dilakukan pembenahan dibeberapa bagian dari SPPG Pecalungan 002 ini," akunya.

Sementara itu, Koordinator SPPI Kecamatann Pecalungan, Deni Sanjaya mengungkapkan bahwa keberadaan kandang atau peternakan ayam lebih dulu dibanding SPPG.

Menurutnya pemilik SPPG yaitu Yayasan Titian Kasih Magelang juga sebelumnya sudah melakukan survei beberapa kali terkait lahan sebelum dibangun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: