iklan banner Honda atas

Perkuat Program Sak Minggu Sak Buku, Pemkab Batang Sukses Himpun Ribuan Buku Donasi ASN

Perkuat Program Sak Minggu Sak Buku, Pemkab Batang Sukses Himpun Ribuan Buku Donasi ASN

IST BACA - Faelasufa Faiz Kurniawan saat mengunjungi salah satu TK di Warungasem Batang. -Radar Pekalongan/Novia Rochmawati-

BATANG, RADAR PEKALONGAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat gerakan literasi melalui program “Sak Minggu Sak Buku” dengan mengajak ribuan aparatur sipil negara (ASN) untuk berpartisipasi dalam gerakan donasi buku.

Komitmen tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Batang Nomor 7 Tahun 2026 tentang Hibah Buku “Satu ASN Satu Buku Bacaan Anak Bermutu” yang mendorong setiap ASN menyumbangkan minimal satu buku layak baca untuk anak.

Bunda Literasi Kabupaten Batang, Faelasufa M Faiz Kurniawan mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang dinilai strategis dalam memperluas akses literasi, terutama bagi anak-anak.

“ASN-ASN sangat antusias, mereka rela berdonasi buku. Alhamdulillah sudah terkumpul sekitar 8.500 buku. Ini tentu sangat bermanfaat, terutama bagi anak-anak di desa-desa terpencil di Kabupaten Batang,” ujarnya.

BACA JUGA:Dekat Kandang Ayam, Wabup Batang Rekomendasikan SPPB Pecalungan 2 Dipindah

BACA JUGA:Lomba Bertutur Disperpuska Batang 2026 Jadi Strategi Tekan Krisis Literasi Anak

Menurutnya, program ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan ASN dalam mendukung gerakan “Sak Minggu Sak Buku” agar tidak hanya menjadi ajakan membaca, tetapi juga didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas.

“Kita pastikan buku yang didonasikan memang sesuai kategori bacaan anak, sehingga benar-benar bisa dimanfaatkan. Ini bagian dari upaya bersama agar gerakan literasi bisa berjalan lebih optimal,” jelasnya.

Faela menambahkan, ke depan kolaborasi ini diharapkan dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat umum.

“Mungkin nanti bisa kita buka ke perusahaan-perusahaan, lalu juga volunteer dari masyarakat. Ini ide bagus untuk memperkuat gerakan literasi kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang, Budiono, menjelaskan hingga 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB, jumlah buku yang terkumpul secara administratif mencapai 8.465 eksemplar dari total 9.525 ASN di lingkungan Pemkab Batang.

Ia menegaskan, buku yang dihimpun harus memenuhi ketentuan, di antaranya merupakan bacaan anak bermutu, bukan buku pelajaran, serta dalam kondisi baik dan layak baca.

“Nantinya buku-buku ini akan kami distribusikan ke perpustakaan desa dan kelurahan, sekolah, serta taman bacaan masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” jelas Budiono.

Lebih lanjut, ia berharap program ini tidak berhenti sebagai gerakan sesaat, tetapi mampu berjalan secara konsisten dan berkelanjutan dalam membentuk budaya literasi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait