Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Beri Kemudahan dan Kepastian Investasi, Bupati Faiz Luncurkan Platform "Batang Investa"

Beri Kemudahan dan Kepastian Investasi, Bupati Faiz Luncurkan Platform

Bupati Batang M Faiz Kurniawan didampingi Kepala DPMPTSP meluncurkan platform Batang Investa untuk memberikan kemudahan dan kepastian bagi investor.-Dony Widyo -

BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan realisasi investasi yang impresif pada semester pertama tahun 2026. Nilai investasi yang berhasil dihimpun menyentuh angka Rp7 triliun, sebuah capaian yang menempatkan Batang sebagai daerah dengan investasi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah pada kuartal pertama tahun ini.

Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, mengungkapkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan dan kepastian bagi para investor. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah digitalisasi layanan perizinan melalui platform "Batang Investa".

"Kami ingin memberikan layanan dan kepastian kepada para investor terkait dengan proses-proses perizinan dan kemudahan investasi di Kabupaten Batang. Sehingga proses pelayanan lebih terbuka, lebih transparan, akuntabel, dan juga punya SLA (Service Level Agreement) dan kepastian kepada para investor," ujar Bupati Faiz dalam wawancara bersama Kompas.com, Rabu (29/7/2026).

BACA JUGA:Data Pemerintah Jadi Penentu Kebijakan, OPD Batang Diminta Perkuat Akurasi Data

BACA JUGA:Atasi Kendala PJU yang Tak Kunjung Usai, DPRD Batang Kawal Program Batang Terang melalui Skema KPBU

Perda Investasi dan Insentif untuk Investor

Untuk mendukung iklim investasi, Pemkab Batang telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.

Melalui regulasi ini, pemerintah memberikan berbagai fasilitas, mulai dari pengurangan pajak daerah, keringanan retribusi, hingga bantuan infrastruktur.

"Kita punya Perda Investasi, itu yang jelas dari proses perizinannya kita punya kemudahan perizinan dan itu bisa dicek di mana pun bahwa Batang ini menjadi salah satu daerah yang memberikan kemudahan investasi dalam konteks proses perizinan. Sekaligus juga ada layanan-layanan lain terkait kemudahan mencari tenaga kerja dan insentif-insentif yang kita berikan dengan syarat-syarat tertentu," jelas Bupati Faiz.

Mencegah Investor Salah Lahan

Salah satu keluhan yang kerap muncul adalah investor yang sudah terlanjur membeli tanah namun tidak sesuai dengan rencana tata ruang.

Untuk mengantisipasi hal ini, Pemkab Batang melalui platform Batang Invest menyediakan informasi terbuka mengenai lokasi-lokasi lahan investasi yang potensial.

"Intinya dengan Batang Invest, kita berharap itu terbuka. Lahan-lahan areal-areal investasi kita itu ada di mana saja, potensinya seperti apa," kata Faiz Kurniawan.

Keseimbangan Industri Padat Modal dan Padat Karya

Menjawab pertanyaan mengenai dominasi industri padat modal, Faiz menegaskan bahwa tidak semua investasi di Batang bersifat padat modal.

Beberapa perusahaan seperti Yihua Footwear dan PIP mayoritas menyerap banyak tenaga kerja atau padat karya.

"Memang kita harus punya tema tertentu khususnya di Kabupaten Batang. Karena kalau kita enggak punya tema tertentu, ya nanti industri kita jadi gado-gado," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait