Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Wabup Batang Sidak SPBG di Gringsing, Soroti Kebersihan dan Gizi Makanan Siswa

Wabup Batang Sidak SPBG di Gringsing, Soroti Kebersihan dan Gizi Makanan Siswa

Wabup Suyono melakukan pengecekan fasilitas IPAL yang ada di SPPG Desa Lebo, Kecamatan Gringsing.-Istimewa -

BATANG - Wakil Bupati BATANG, Suyono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPBG) yang berlokasi di Desa Lebo, Kecamatan Gringsing, Senin (3/8/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan proses pengolahan makanan bagi pelajar di wilayah setempat berjalan sesuai dengan standar keamanan pangan dan kecukupan nutrisi yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauannya, Suyono menyapa langsung para petugas dapur yang tengah sibuk meracik menu untuk para siswa. Ia menekankan bahwa aspek sanitasi merupakan fondasi utama yang tidak boleh ditawar dalam penyelenggaraan program unggulan nasional tersebut.

Menurutnya, kelezatan hidangan akan kehilangan makna bila diabaikannya standar kebersihan pada setiap tahap pengolahan.

BACA JUGA:Trans Jateng Dipastikan Beroperasi di Batang pada 2028, Bupati Faiz Siapkan Feeder Terintegrasi ke KITB

BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Batang Sebut MBG di Bawah Sudaryono Bisa Dorong Ekonomi Petani dan Nelayan Lokal

"Saya hadir untuk memberikan motivasi sekaligus mengecek kesiapan para pekerja. Kebersihan diri petugas dan lingkungan dapur adalah penentu utama keamanan pangan bagi anak-anak didik," ujar Suyono di lokasi peninjauan.

Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Batang itu menegaskan bahwa kedisiplinan personal para pegawai menjadi cermin utama kualitas layanan. Mulai dari kebersihan diri hingga proses memasak, seluruh mata rantai harus terjaga secara ketat agar hidangan yang disajikan benar-benar layak konsumsi.

Selain kebersihan, pemenuhan asupan gizi juga menjadi sorotan utama. Suyono memandang program MBG bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang bagi pembentukan sumber daya manusia unggul di Kabupaten Batang.

Pria yang juga Ketua Satgas Percepatan Program MBG Batang ini menjelaskan bahwa kandungan protein dan zat gizi makro-mikro yang cukup akan berkorelasi langsung dengan peningkatan kecerdasan serta daya saing generasi penerus.

"Program ini adalah ikhtiar nyata negara untuk mencerdaskan anak bangsa. Jika kebutuhan gizi terpenuhi, potensi kecerdasan anak akan berkembang optimal dan mereka kelak mampu menjadi pemimpin yang kompeten di zamannya," jelasnya.

Suyono juga mengingatkan seluruh pengelola dan karyawan SPBG agar tidak pernah mengabaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah. 

Suyono mewanti-wanti bahwa kelalaian kecil dalam menjaga protokol dapat berdampak luas, tidak hanya mengganggu kesehatan siswa, tetapi juga merusak kredibilitas pelayanan SPBG itu sendiri.

"Patuhi SOP dengan disiplin. Jangan sampai ada kesalahan yang membuat penilaian publik menjadi negatif, karena pada akhirnya kerugian akan kembali pada satuan pelayanan ini," pesannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait