Kurangi Sampah Plastik, Bupati Batang Dorong OPD Gunakan Dispenser Air Minum
Bupati Batang - M Faiz Kurniawan--
BATANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan perkantoran. Salah satu langkah yang diinisiasi adalah penyediaan dispenser air minum di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pengganti air minum dalam kemasan botol.
Program tersebut telah mulai diterapkan di beberapa OPD sejak beberapa waktu lalu. Ke depan, Pemkab Batang berharap penggunaan dispenser dapat diperluas hingga seluruh perangkat daerah, termasuk saat rapat maupun kegiatan pemerintahan, sehingga penggunaan botol plastik sekali pakai semakin berkurang.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian lingkungan dan menekan dampak pemanasan global.
"Ancaman emisi gas rumah kaca dan pemanasan global saat ini luar biasa. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan plastik. Karena itu, ke depan kita harus bersama-sama mengurangi penggunaan plastik," ujarnya saat diwawancarai Radar Pekalongan, Kamis 6 Agustus 2026.
Menurut Faiz, penyediaan dispenser menjadi solusi sederhana yang dapat dilakukan oleh instansi pemerintah. Selain lebih ramah lingkungan, langkah tersebut juga dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan menyediakan air minum dalam kemasan botol.
"Kalau belum bisa menanam pohon, setidaknya kita bisa berkontribusi dengan mengurangi penggunaan plastik. Langkah sederhana seperti ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak pemanasan global," katanya.
Ia menambahkan, selama ini air minum dalam kemasan yang disediakan pada berbagai kegiatan sering kali tidak habis dikonsumsi sehingga terbuang percuma. Dengan menyediakan dispenser, pegawai maupun tamu cukup mengisi ulang air minum menggunakan gelas yang tersedia.
"Kita cukup menyediakan dispenser sehingga yang membutuhkan minum tinggal mengisi ulang. Saya yakin cara ini lebih efektif dan efisien, karena selama ini air minum dalam botol kemasan sering tidak habis diminum dan akhirnya dibuang," jelasnya.
Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Batang berharap budaya mengurangi plastik sekali pakai dapat semakin berkembang di lingkungan pemerintahan. Selain menekan timbulan sampah plastik, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran dalam penyediaan konsumsi pada setiap kegiatan resmi. (Nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

