banner honda Juli 2026

Soal Pemekaran Kelurahan, Harus Ada Kajian Administratif Dulu

Soal Pemekaran Kelurahan, Harus Ada Kajian Administratif Dulu

Pj Bupati Batang - Lani Dwi Rejeki-Novia Rochmawati-

BATANG - Mencuatnya isu Pemekaran di wilayah Kauman turut mendapatkan respon dari PJ Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki. Lani menyebut, sebelum dilakukan pemeran, butuh proses yang cukup panjang dan kajian administratif. 

Lani menyebut jika pemekaran ini mungkin untuk direalisasikan. Apalagi jika dilihat dari 

segi wilayah yang cukup luas dan jumlah penduuk maupun kepadatan jumlah penduduk. 

"Harus ada kajian administratif, kajian teknis dan perserujuan itu butuh proses panjang. Karena akan timbul konsekuensi dari pemekaran kelurahan tersebut. Jika hasil kajian bisa direkomendasikan, tidak menutup kemungkinan Kelurahan Kauman bisa dimekarkan," jelas Lani saat diwawancarai, Selasa (17/10/2023). 

Perlu diketahui, Kelurahan Kauman luas wilayahnya sekitar 303,2 kilometer persegi atau 30.300 hektare. Dengan 65 RT dan jumlah penduduk sekitar 15 ribu jiwa. 

Sementata itu, Lurah Kauman, Mugianto menyebutkan bahwa isu pemekaran sudah beberapa kali muncul. Dan warga juga sudah banyak yang menberi masukan untuk dilakukan pemekaran wilayah.

"Kauman itu luas sekali, ada 65 RT, penduduknya 15 ribuan. Bagusnya dipecah. Tapi itu kewenangan dari Pemerintah Kabupaten," ujar Mugianto.

Dulu kata Di, juga pernah ada wacana pemekaran untuk wilayah di empat kelurahan di Kecamatan Batang. Yaitu Proyonanggan, Karangasem, Kauman, dan Kasepuhan. Kelurahan tersebut punya wilayah yang cukup luas.

Namun hanya Proyonanggan dan Karangasem yang berhasil dimekarkan. Proyonanggan menjadi tiga kelurahan dan Karangasem menjadi dua kelurahan.

Sementara Kelurahan Kauman dan Kasepuhan masih menjadi satu kelurahan. Program pemekaran belum dilakukan.

"Untuk Pemilu saja kita ada 46 TPS. Tapi anggaran disamaratakan dengan kelurahan lain," imbuhnya.

Mugianto menyebutkan di Kelurahan Kauman ada sekitar 5 ribu KK, sehingga akan berpengaruh besar saat ada permasalahan di masyarakat.

"Perlu ekstra tenaga untuk menghadapi masalah yang ada, karena cakupan wilayah yang luas dengan penduduk yang padat,"ungkapnya.

Pihaknya pun sangat mendukung jika ada upaya pemekaran dari Pemkab Batang. Karena saat ini, dengan wilayah yang luas dan penduduk yang padat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: