Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Menghilang 7 Tahun, Polisi Pertemukan Pria ODGJ Asal Pekalongan dengan Keluarganya

Menghilang 7 Tahun, Polisi Pertemukan Pria ODGJ Asal Pekalongan dengan Keluarganya

Polisi bersama Pemdes Getas mempertemukan ODGJ yang sudah tujuh tahun menghilang dengan keluarganya.-Hadi Waluyo.-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Penantian panjang sebuah keluarga di Kabupaten Pekalongan akhirnya berbuah haru. 

Setelah meninggalkan rumah selama kurang lebih tujuh tahun, seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) bernama Beno Mulud (48) akhirnya berhasil ditemukan dan dipulangkan untuk mendapatkan penanganan medis.

Momen mengharukan itu bermula ketika Komunitas Peduli ODGJ Sinau Urip yang dipimpin Adi menemukan Beno di wilayah Kabupaten Jepara. 

Setelah dilakukan penanganan awal di Kabupaten Kudus, komunitas tersebut mengunggah identitas Beno melalui media sosial dengan harapan keluarganya dapat ditemukan.

Unggahan itu kemudian diketahui oleh Bhabinkamtibmas Polsek Karanganyar Aiptu Darudin. Tanpa menunggu lama, ia berkoordinasi dengan keluarga Beno serta Pemerintah Desa Getas untuk memastikan identitas yang bersangkutan sekaligus mengatur proses penjemputan.

Baca juga:ODGJ Bawa Senjata Tajam Diamankan Polisi di Wonopringgo Pekalongan

Pada Rabu pagi, 29 JUli 2026, Aiptu Darudin bersama Kaur Pemerintahan Desa Getas, Purnomo, mendampingi keluarga menjemput Beno di Kabupaten Kudus. 

Pemerintah Desa Getas turut memfasilitasi kendaraan siaga desa agar proses pemulangan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Setibanya di Kabupaten Pekalongan, Beno tidak langsung dibawa pulang ke rumah. Ia terlebih dahulu dirujuk ke RS HA Zaky Djunaid Pekalongan guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut, sehingga kondisi kesehatannya dapat dipulihkan secara optimal.

Kapolsek Karanganyar Iptu Slamet Riyadi, Sabtu, 1 Agustus 2027, mengatakan, keberhasilan mempertemukan Beno dengan keluarganya merupakan hasil kepedulian banyak pihak, mulai dari komunitas sosial, pemerintah desa, hingga kepolisian.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat menghadirkan harapan bagi keluarga yang telah lama kehilangan anggota keluarganya. 

"Kami mengapresiasi Komunitas Sinau Urip yang telah berupaya mengidentifikasi dan menyebarluaskan informasi, sehingga keluarga dapat ditemukan. Polri akan terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam misi-misi kemanusiaan seperti ini," ujarnya.

Menurutnya, peran bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi penghubung antara warga, pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sosial.

Beno diketahui merupakan warga Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Namun sebelum meninggalkan rumah sekitar tujuh tahun lalu, ia tinggal bersama keluarganya di Desa Getas, Kecamatan Wonopringgo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait