Hari Koperasi ke-79 di Pekalongan Meriah, Pemkab Pekalongan Dorong Koperasi Go Digital dan Profesional
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir menyerahkan piala kepada juara pertama Penilaian Koperasi Sehat tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2026 dalam Peringatan Hari Koperasi ke-79 Kabupaten Pekalongan di UMKM Centre, 2 Agustus 2026.-Hadi Waluyo.-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Pekalongan berlangsung meriah dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti ratusan peserta, Minggu pagi, 2 Agustus 2026.
Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", kegiatan jalan sehat diawali dari UMKM Centre menuju Jembatan Surobayan dan kembali ke UMKM Centre.
Selain jalan sehat, rangkaian acara juga diisi donor darah, penilaian koperasi sehat, serta pembagian berbagai hadiah doorprize, mulai dari sepeda motor, sepeda, mesin cuci hingga hadiah menarik lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Pekalongan yang juga Plt Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan Siti Masruroh, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, Kabag Ren Polres Pekalongan Kompol Busono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Supriyadi, serta jajaran Dekopinda Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinkop UMKM dan Naker Kabupaten Pekalongan Siti Masruroh, menegaskan, tema nasional tahun ini memiliki makna besar bagi penguatan ekonomi kerakyatan.
Baca juga:Fakta Mengejutkan di Musda Dekopinda Pekalongan, Ratusan Koperasi Belum Aktif Gelar RAT
"Tema nasionalnya adalah Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya. Tema kali ini memiliki makna yang sangat mendalam. Indonesia tentu akan berjaya apabila ekonomi rakyatnya juga berdaya. Indonesia pasti akan menjadi negara maju apabila seluruh desa juga berdaya," ujarnya.
Menurutnya, koperasi harus mampu menjawab tantangan zaman dengan tata kelola yang lebih profesional dan berbasis teknologi.
"Sudah saatnya kita meninggalkan stigma lama yang menganggap koperasi hanya organisasi yang lambat dan kuno. Koperasi kini harus menjadi koperasi digital, memanfaatkan teknologi informasi, sistem pembayaran modern, kecerdasan buatan, analisis data, serta platform digital untuk memperluas pasar dan menjangkau generasi muda," tegas Siti Masruroh.
Ia menambahkan, Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.
"Mari kita jadikan peringatan Hari Koperasi ke-79 ini sebagai momentum untuk memperkuat gerakan koperasi Indonesia dengan menjaga semangat gotong royong, memperkuat solidaritas, meningkatkan tata kelola, dan memperluas kolaborasi," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Sujud, mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Koperasi, UMKM dan Naker Kabupaten Pekalongan terdapat lebih dari 800 koperasi, namun yang masih aktif sekitar 465 koperasi.
"Yang aktif hanya sekitar 465 koperasi. Dan yang bisa menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan baru separuhnya lagi. Kami berharap seluruh pengurus dan pengawas koperasi dapat melaksanakan RAT karena itu menjadi indikator koperasi yang sehat," ujarnya.
Ia optimistis apabila seluruh koperasi aktif mampu menjalankan fungsi dan kewajibannya, maka potensi ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pekalongan akan semakin berkembang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

