Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

KORMI Kabupaten Pekalongan Pasang Target 53 Medali di FORDA Jateng 2026, Optimistis Dongkrak Prestasi Daerah

KORMI Kabupaten Pekalongan Pasang Target 53 Medali di FORDA Jateng 2026, Optimistis Dongkrak Prestasi Daerah

--

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pekalongan mulai mematangkan langkah menuju Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2026. 

Melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) ke-2 yang diikuti pengurus KORMI dan seluruh Induk Organisasi Olahraga (INORGA), organisasi tersebut menetapkan target meraih 53 medali sebagai tolok ukur peningkatan prestasi olahraga masyarakat di Kabupaten Pekalongan.

Target yang disepakati meliputi 14 medali emas, 18 medali perak, dan 21 medali perunggu. Sasaran tersebut merupakan hasil pemetaan potensi dari masing-masing INORGA, sehingga dinilai realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua KORMI Kabupaten Pekalongan, Joeharno, menegaskan bahwa FORDA bukan sekadar ajang untuk ikut meramaikan kompetisi, tetapi momentum untuk menunjukkan kualitas atlet olahraga masyarakat.

"Kami ingin seluruh INORGA memiliki target yang jelas. FORDA bukan hanya soal hadir sebagai peserta, tetapi bagaimana kita mampu membawa pulang prestasi yang membanggakan Kabupaten Pekalongan. Karena itu, target yang disusun harus realistis dan berdasarkan kemampuan masing-masing cabang," ujar Joeharno.

Menurutnya, Rakorda menjadi forum penting untuk menyatukan langkah seluruh pengurus dan INORGA agar persiapan menuju FORDA berjalan lebih terarah, mulai dari pembinaan atlet hingga penyusunan program kerja.

Ketua Panitia Rakorda ke-2 KORMI Kabupaten Pekalongan, dr. Chamim, mengatakan KORMI memiliki peran sebagai wadah yang menaungi berbagai olahraga masyarakat sekaligus membina potensi atlet dari berbagai kalangan usia.

"KORMI menjadi rumah bersama bagi seluruh INORGA. Kami ingin olahraga masyarakat tidak hanya identik dengan rekreasi, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan kesehatan," katanya.

Ia menjelaskan, olahraga masyarakat bersifat inklusif karena dapat diikuti oleh semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Selain mendorong lahirnya prestasi, aktivitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Saat ini, KORMI Kabupaten Pekalongan membina 20 INORGA dengan sejumlah cabang yang telah menorehkan prestasi pada penyelenggaraan FORDA sebelumnya, di antaranya FORBASI, Taekwondo, dan Hadang yang berada di bawah PORTINA.

Chamim optimistis capaian Kabupaten Pekalongan pada FORDA mendatang akan meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

"Pada FORDA sebelumnya posisi kita masih berada di papan tengah. Dengan persiapan yang lebih baik dan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis bisa meningkatkan peringkat serta membawa pulang hasil yang lebih membanggakan pada FORDA 2026," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pekalongan, Ari Arifianto, memberikan apresiasi terhadap perkembangan organisasi tersebut yang dinilai semakin pesat sejak terbentuknya kepengurusan baru pada 2025.

"Perkembangan KORMI sangat positif. Jumlah INORGA terus bertambah dan aktivitas pembinaannya semakin baik. Hal ini menunjukkan olahraga masyarakat di Kabupaten Pekalongan berkembang ke arah yang lebih maju," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: