Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Berangkat Cari Songket, Petani di Kandangserang Hilang 2 Hari 1 Malam, Mitos di Desa Dibawa Wewe Gombel

Berangkat Cari Songket, Petani di Kandangserang Hilang 2 Hari 1 Malam, Mitos di Desa Dibawa Wewe Gombel

TNI, Polri, warga dan relawan menyisiri kawasan hutan di wilayah Kandangserang untuk mencari petani dari Desa Gembong yang dilaporkan hilang. -Hadi Waluyo.-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Peristiwa hilangnya seorang pencari bunga songket di Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, sempat menggegerkan warga di wilayah pegunungan tersebut. 

Selama dua hari satu malam, pria bernama Waryun (57), warga Dukuh Karangnangka, Desa Gembong, tidak diketahui keberadaannya setelah berpamitan mencari bunga songket di kawasan sekitar desanya.

Kejadian yang berlangsung sejak Senin, 3 Agustus 2026, itu memicu pencarian besar-besaran. Personel Polsek Kandangserang, TNI, pemerintah desa, relawan hingga masyarakat menyisir berbagai lokasi, mulai dari area persawahan, ladang, kawasan hutan hingga aliran sungai. Bahkan, pencarian meluas hingga ke wilayah Pemalang.

Salah satu warga setempat, Handoyo, mengakui menghilangnya korban secara misterius tersebut memicu isu di tengah masyarakat jika korban dibawa wewe gombel. 

"Pada Senin pagi, dia pergi mengambil bunga songket. Sampai jam lima sore tidak pulang ke rumah. Akhirnya dicari semalam, dicari sehari semalam tetapi tidak ketemu," ujar Handoyo, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurutnya, selama proses pencarian, sempat muncul informasi bahwa Waryun berada di wilayah Bangsal, Kabupaten Pemalang. Sehingga tim pencari pun ada yang melakukan pencarian hingga ke wilayah kabupaten tetangga tersebut.

Baca juga:Petani Kandangserang Hilang Misterius, Ditemukan Tanpa Busana 7 Km dari Sawah, Warga Kaitkan dengan Mitos Wewe

Yang mengejutkan, kata dia, pada Selasa sore, sekitar pukul 17.00 WIB, Waryun tiba-tiba kembali ke rumah dengan selamat.

Handoyo mengatakan, sepulangnya korban belum dapat memberikan penjelasan mengenai apa yang dialaminya selama menghilang.

"Dia pulang sendiri. Tetapi dia tidak bisa ditanyai. Orang tersebut tidak bisa bicara, seperti orang yang dibawa wewe gombel atau sejenisnya. Sampai sekarang belum bisa dimintai penjelasan dari mana, dibawa apa, belum bisa menjawab kalau ditanyai," tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan aparat, Waryun ditemukan dalam kondisi selamat. Ia tidak mengalami luka maupun gangguan fisik. Keterangan dari keluarga juga menyebutkan bahwa korban tidak memiliki riwayat gangguan kesehatan maupun gangguan kejiwaan.

Kapolsek Kandangserang, Iptu Tamerin, mengungkapkan laporan orang hilang diterima melalui Bhabinkamtibmas Desa Gembong pada Senin malam. 

Menurut keluarga, korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani memiliki kebiasaan pulang sebelum waktu Magrib. Karena tak kunjung kembali, keluarga kemudian meminta bantuan aparat.

Selama proses pencarian, berbagai unsur terlibat menyisir lokasi-lokasi yang biasa didatangi korban. Hingga Selasa pukul 18.00 WIB, korban belum ditemukan. Namun sekitar pukul 19.00 WIB, keluarga mengabarkan bahwa Waryun telah kembali ke rumah dengan sendirinya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait